Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Januari 2025 | 01.21 WIB

Cara Efektif Mengurangi Kecanduan Ultra Processed Food: Tips Ahli untuk Menghindari Risiko Serius dari Makanan Olahan

Ilustrasi anak-anak yang sedang mengonsumsi ultra processed food atau makanan olahan yang mengandung gula berlebihan. - Image

Ilustrasi anak-anak yang sedang mengonsumsi ultra processed food atau makanan olahan yang mengandung gula berlebihan.

JawaPos.com - Ultra processed food (UPF) atau makanan yang telah melalui berbagai proses seperti sosis, nugget, chicken wings, dan berbagai makanan kemasan lainnya memang menjadi pilihan praktis bagi banyak orang.

Rasanya yang lezat dan kemudahan penyajian sering kali membuat UPF menjadi favorit keluarga, terutama anak-anak.

Di balik praktisnya UPF, sebuah penelitian yang dilansir dari laman ScienceDirect pada Senin (13/1), mengungkapkan bahwa konsumsi UPF secara berlebihan dapat berdampak buruk pada kesehatan dalam jangka panjang.

Risiko yang ditimbulkan tidak main-main, mulai dari obesitas, diabetes tipe 2, hingga berbagai penyakit serius lainnya.

Dokter sekaligus content creator kesehatan pangan, dr. Tammy Herliani, MMRS, kerap berbagi tips melalui media sosialnya untuk membantu keluarga menerapkan kebiasaan makan real food.

Menurutnya, kebiasaan ini tidak hanya lebih sehat, tetapi juga dapat menjadi investasi untuk masa depan.

Berikut langkah-langkah sederhana yang dibagikan dr. Tammy untuk mulai mengurangi konsumsi UPF dan menjalani gaya hidup lebih sehat:

1. Perhatikan Daftar Komposisi

Langkah pertama adalah menjadi konsumen yang lebih cerdas. Bacalah daftar komposisi pada kemasan makanan sebelum membeli.

Jika ada bahan-bahan buatan seperti pewarna, pengawet, atau pemanis artificial, pertimbangkan untuk tidak membelinya.

Mengurangi bahan-bahan ini berarti membantu tubuh menghindari paparan zat-zat yang berpotensi membahayakan kesehatan.

2. Pertimbangkan untuk Membuat Sendiri

Jika sulit menemukan alternatif yang lebih sehat, cobalah membuat makanan sendiri di rumah.

Memasak sendiri tidak hanya lebih sehat, tetapi juga memberikan kontrol penuh atas bahan-bahan yang digunakan.

Sebagai bonus, melibatkan anak-anak dalam proses memasak bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan edukatif, sekaligus menanamkan pelajaran tentang pentingnya makanan sehat sejak dini.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore