Ilustrasi- Berhadapan dengan teman toxic
JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, pertemanan memegang peran penting dalam menjaga kesejahteraan emosional dan mental kita. Teman yang baik bisa menjadi sumber dukungan, kegembiraan, dan pertumbuhan pribadi.
Namun, tidak semua hubungan pertemanan berjalan dengan sehat. Terkadang, tanpa kita sadari, kita terjebak dalam dinamika yang kurang mendukung, yang justru memberikan dampak negatif pada kehidupan kita.
Mengenali tanda-tanda bahwa pertemanan Anda mulai tidak sehat sangat penting untuk mencegah dampak buruk lebih lanjut. Melansir Baseline, berikut ini adalah tujuh tanda psikologis yang sering muncul dalam interaksi pertemanan yang mulai tidak sehat, yang perlu Anda waspadai.
1) Ketidakseimbangan Satu Sisi
Pertemanan yang sehat seharusnya saling memberi dan menerima. Jika Anda merasa bahwa interaksi hanya terjadi ketika Anda memberikan perhatian atau bantuan, sementara teman Anda jarang atau bahkan tidak pernah memberikan hal serupa, itu bisa menjadi tanda ketidakseimbangan dalam hubungan.
2) Tingkat Persetujuan yang Tidak Wajar
Dalam pertemanan yang sehat, perbedaan pendapat adalah hal yang biasa. Namun, jika teman Anda selalu setuju dengan segala hal yang Anda katakan tanpa memberikan pendapat pribadi atau masukan konstruktif, ini bisa menandakan bahwa mereka tidak nyaman dengan perbedaan atau bahkan takut untuk mengekspresikan pendapat mereka.
3) Merasa Kelelahan Emosional Setelah Interaksi
Sahabat seharusnya membuat Anda merasa lebih baik, bukan lebih lelah. Jika Anda merasa emosional atau fisik Anda terhisap setelah berinteraksi dengan teman Anda, bisa jadi hubungan tersebut mulai memberi dampak negatif pada kesejahteraan mental Anda.
4) Tidak Ada Perkembangan Pribadi
Pertemanan yang sehat seharusnya mendorong Anda untuk berkembang, baik secara pribadi maupun profesional.
Jika Anda merasa stagnan dan tidak ada dorongan positif dari teman Anda untuk mengeksplorasi diri atau memperbaiki kualitas hidup, ini bisa menunjukkan bahwa hubungan tersebut tidak mendukung pertumbuhan pribadi Anda.
5) Merasa Perlu Mengubah Diri Anda
Jika Anda merasa perlu untuk terus mengubah diri Anda agar bisa diterima atau disukai oleh teman Anda, itu adalah tanda pertemanan yang tidak sehat. Pertemanan yang baik seharusnya menerima Anda apa adanya tanpa ada tekanan untuk berubah menjadi seseorang yang bukan diri Anda.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
