
Ilustrasi bau ketiak.
JawaPos.com - Bagi banyak orang, ketiak basah dan bau tidak sedap merupakan masalah yang tidak hanya mempengaruhi kenyamanan fisik tetapi juga berdampak pada kepercayaan diri.
Ketika harus beraktivitas di tempat umum, seperti kantor, sekolah, atau acara sosial, rasa cemas karena noda basah di pakaian atau aroma tidak sedap sering kali membuat seseorang merasa tidak nyaman.
Masalah ini bisa semakin parah saat berada di luar ruangan atau setelah melakukan aktivitas berat, seperti berolahraga.
Meski tampak sepele, gangguan ini dapat merusak suasana hati dan membuat orang ragu untuk berinteraksi dengan orang lain. Pada mula munculnya bau pada ketiak adalah produksi keringat yang berlebihan.
Namun, penting untuk dipahami bahwa keringat itu sendiri sebenarnya tidak memiliki bau. Aroma tidak sedap muncul ketika bakteri yang ada di permukaan kulit memecah protein dan lemak dalam keringat, menghasilkan senyawa asam yang menimbulkan bau.
Namun, kabar baiknya adalah ada berbagai cara praktis yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini, tanpa memerlukan perawatan mahal atau metode yang rumit.
Dilansir dari siloamhospitals.com dan hellosehat.com, berikut adalah beberapa langkah efektif yang dapat membantu ketiak Anda tetap merasa segar, nyaman, dan percaya diri sepanjang hari:
1. Mencukur bulu ketiak
Rambut pada tubuh, termasuk bulu ketiak memiliki sifat menyerap kelembaban alami. Oleh karena itu, bulu ketiak yang lebat dapat memperburuk kondisi ketiak yang basah, karena area tersebut menjadi lebih lembab dan mendukung pertumbuhan bakteri. Dengan mencukur bulu ketiak, Anda dapat mengurangi risiko bau tidak sedap.
2. Pakai baju bahan katun
Bahan katun memiliki sifat menyerap keringat dan menjaga sirkulasi udara sehingga kulit tetap sejuk. Gunakan pakaian yang sedikit longgar untuk mencegah ketiak basah cepat menodai pakaian dan meningkatkan kenyamanan sepanjang hari.
3. Hindari beberapa makanan pemicu keringat
Beberapa jenis makanan dapat memicu produksi keringat yang berlebih. Makanan tinggi garam, makanan olahan, makanan berlemak, pedas, jenis bawang-bawangan, bir, dan minuman berkafein termasuk di antaranya. Mengurangi konsumsi makanan-makanan tersebut dapat membantu mengontrol produksi keringat dan menjaga ketiak tetap kering.
4. Menjaga kebersihan tubuh
Ketiak bau sering kali disebabkan oleh bakteri yang berkembang pada kulit yang tidak bersih. Mandi dua kali sehari dengan sabun antibakteri adalah cara efektif untuk menghilangkan bakteri dan sel kulit mati yang menumpuk. Pastikan untuk menggosok tubuh, terutama area ketiak, hingga benar-benar bersih agar terhindar dari bau tidak sedap.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
