
Ilustrasi orang yang akun media sosialnya digembok atau dalam mode privat
JawaPos.com - Dalam dunia yang semakin terbuka oleh media sosial, sebagian besar orang memilih untuk membagikan kehidupan mereka secara publik.
Namun, ada sekelompok individu yang justru lebih memilih untuk menjaga akun mereka dalam mode privat. Pilihan ini bukan hanya soal preferensi teknis, tetapi juga mencerminkan sisi kepribadian yang lebih mendalam.
Menurut psikologi, orang-orang yang menggembok akun media sosialnya cenderung menunjukkan perilaku tertentu yang menggambarkan cara mereka memandang dunia, menjalin hubungan, dan melindungi privasi diri.
Lantas apa saja perilaku yang menjadi ciri khas mereka? Temukan jawabannya dalam penjelasan berikut ini.
Dilansir dari laman Global English Editing pada Rabu (1/1), berikut merupakan 8 perilaku yang dimiliki oleh orang yang akun media sosialnya digembok atau dalam mode privat, menurut psikologi.
1. Keinginan untuk Mengontrol
Orang yang media sosialnya digembok atau dalam mode privat cenderung memiliki keinginan yang kuat untuk mengontrol apa saja yang mereka bagikan kepada orang lain.
Mereka merupakan sosok yang sangat selektif dalam menentukan siapa yang bisa melihat unggahan, foto, atau cerita mereka.
Bagi mereka, menjaga kendali atas informasi pribadi adalah bentuk perlindungan diri.
Mereka merasa bahwa privasi adalah hak yang harus dihormati, dan dengan menjaga kontrol atas siapa saja yang dapat mengakses konten mereka, mereka menciptakan ruang digital yang lebih aman dan nyaman untuk diri sendiri.
Hal ini dapat mencerminkan sikap penuh kehati-hatian dan kesadaran akan pentingnya batasan dalam kehidupan online.
2. Tingkat Ekstraversi yang Lebih Rendah
Orang yang media sosialnya digembok sering kali memiliki tingkat ekstraversi yang lebih rendah dibandingkan mereka yang memiliki akun terbuka.
Hal ini bukan berarti bahwa mereka antisosial, tetapi mereka lebih memilih interaksi yang bersifat intim dan bermakna daripada berada dalam sorotan banyak orang.
Mereka merasa lebih nyaman berbagi pemikiran dan perasaan mereka dalam lingkungan yang kecil dan terkendali.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
