Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Desember 2024 | 01.47 WIB

Orang yang Terlalu Dipuji Saat Kecil Biasanya akan Mengembangkan 7 Ciri Kepribadian ini, Efek Panjang dari Pujian yang Terus Menerus

Ilustrasi tujuh ciri kepribadian umum yang muncul pada orang dewasa yang terlalu banyak dipuji saat masih anak-anak. (freepik/pressfoto) - Image

Ilustrasi tujuh ciri kepribadian umum yang muncul pada orang dewasa yang terlalu banyak dipuji saat masih anak-anak. (freepik/pressfoto)

JawaPos.com - Sungguh menarik melihat bagaimana pengalaman masa kecil membentuk karakter kita. Misalnya, mereka yang dihujani pujian berlebihan saat kecil seringkali tumbuh dengan cara tertentu.

Ini bukan tentang menyalahkannya atau menyalahkan siapapun. Ini tentang memahami efek jangka panjang dari pujian yang terus menerus terhadap perkembangan kepribadian anak.

Intinya adalah anak-anak yang selalu diberitahu bahwa mereka yang terbaik akan mengembangkan karakteristik tertentu saat dewasa.

Dilansir dari Geediting, inilah tujuh ciri kepribadian umum yang muncul pada orang dewasa yang telalu banyak dipuji saat masih anak-anak.

1. Terlalu percaya diri

Banyak orang dewasa yang menerima pujian berlebihan saat masih anak-anak seringkali memiliki pandangan yang berlebihan terhadap kemampuan mereka sendiri. Itu adalah hasil yang wajar ketika mereka terus menerus diberi tahu betapa hebat dirinya.

Ini bukan tentang memiliki harga diri atau kepercayaan diri yang sehat, yang merupakan sifat penting untuk meraih kesuksesan. Ini tentang rasa percaya diri yang berlebihan, yaitu keyakinan pada kemampuan seseorang yang melampaui apa yang dibenarkan faktanya.

Terlalu percaya diri dapat menimbulkan berbagai masalah, mulai dari mengambil risiko yang tidak perlu hingga kurang siap menghadapi tantangan karena berasumsi keberhasilan pasti terjamin.

2. Takut gagal

Mereka yang terlalu dipuji saat kecil cenderung memiliki rasa takut yang kuat terhadap kegagalan. Pujian yang terus-menerus membuat mereka percaya bahwa dirinya harus selalu sempurna.

Pikiran untuk melakukan kesalahan atau gagal dalam sesuatu menjadi menakutkan karena merasa hal itu akan menghancurkan citra yang dimiliki semua orang terhadap mereka.

Bahkan sekarang sebagai orang dewasa, mereka terkadang merasa ragu untuk menghadapi tantangan baru karena rasa takut gagal yang masih ada. Ini adalah perjuangan yang sulit, tetapi memahami asal muasalnya telah berperan penting dalam perjalanan untuk mengatasinya.

3. Kesulitan menerima kritik

Orang yang dipuji-puji saat kecil cenderung kesulitan menghadapi kritikan saat dewasa. Ini bukan sekedar pengamatan anekdot, tetapi sesuatu yang juga ditemukan dalam studi psikologis.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Psychology, para peneliti menemukan bahwa anak-anak yang terlalu banyak dipuji cenderung menunjukkan reaksi negatif terhadap kritikan saat dewasa.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore