
Ilustrasi orang malas (benzoix/freepik.com)
JawaPos.com - Membutuhkan waktu yang santai menjadi hal yang wajar, terutama di tengah kesibukan. Sesekali bermalas-malasan memang diperlukan, namun jika kamu terlalu sering melakukannya dan kesulitan menyelesaikan pekerjaan, itu bisa menjadi tanda ada masalah.
Kurangnya motivasi, tumpukan tugas, atau masalah kesehatan bisa memengaruhi produktivitasmu.
Maka dari itu, kamu perlu tahu cara agar bisa lebih produktif. Merangkum healthline.com, berikut ini beberapa cara menghilangkan rasa malas secara sehat dan praktis yang perlu dilakukan agar lebih produktif.
1. Jadikan tujuanmu dapat dikelola
Menetapkan tujuan yang terlalu ambisius dan mencoba menangani terlalu banyak tugas dalam waktu bersamaan biasanya mengarah pada kelelahan. Walaupun kelelahan bukanlah suatu kondisi medis yang resmi, para profesional medis sering dapat mengidentifikasi gejalanya.
Kejenuhan akibat pekerjaan berlebihan bisa mengakibatkan kelelahan, menurunkan motivasi, dan meningkatkan keinginan untuk menghindar. Dalam menghindari hal ini, tetapkan tujuan yang lebih kecil dan realistis, agar kamu tetap maju tanpa merasa terbebani.
2. Jangan berharap dirimu sempurna
Perfeksionisme semakin meningkat dan berdampak pada kesehatan psikologis. Sebuah studi 2017 menemukan bahwa perfeksionisme di kalangan mahasiswa meningkat antara 1989 hingga 2016, dengan lingkungan yang lebih kompetitif, ekspektasi yang tidak realistis, dan orang tua yang lebih mengontrol.
Hal ini menimbulkan seseorang menjadi terlalu kritis terhadap diri sendiri dan orang lain, serta meningkatkan depresi dan kecemasan. Penelitian lain menunjukkan bahwa keinginan tampil sempurna berhubungan dengan penghindaran yang membuat seseorang menghindari stres.
3. Gunakan self-talk positif daripada self-talk negatif
Pembicaraan negatif pada diri sendiri dapat menjadi hambatan yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan. Misalnya, apabila kamu terus-menerus menyebut diri sebagai orang malas, itu merupakan bentuk pembicaraan negatif yang bisa merusak motivasi dan kepercayaan dirimu.
Guna mengatasi hal ini, kamu perlu mengganti pola pikir negatif dengan pembicaraan yang lebih positif dan konstruktif. Sebagai contoh, daripada mengucapkan, "Aku tidak akan mampu menyelesaikan ini," cobalah menggantinya dengan, "Aku akan memberikan yang terbaik guna mencapai tujuan ini." Dengan cara ini, kamu dapat membangun sikap yang lebih percaya diri dan penuh semangat dalam menghadapi tantangan.
4. Buat rencana tindakan
Merencanakan cara menyelesaikan sesuatu dapat mempermudah pencapaian tujuanmu. Kamu perlu realistis dalam menilai waktu, tenaga, dan faktor lain yang diperlukan, serta menyusun rencana tindakan. Mempunyai rencana akan memberi arah dan meningkatkan kepercayaan diri yang sangat berguna saat menghadapi hambatan selama proses.
5. Pakai kekuatanmu

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
