
Ilustrasi orang yang gemar rebahan dan bermalas-malasan. (Freepik)
JawaPos.com-Rasa malas kerap dianggap sebagai masalah disiplin atau kurangnya motivasi. Namun, dalam perspektif psikologi, kondisi ini tidak selalu sesederhana itu. Dalam situasi tertentu, kemalasan justru bisa menjadi bentuk mekanisme pertahanan diri terhadap tekanan emosional, terutama rasa takut gagal.
Konsep mekanisme pertahanan diri pertama kali diperkenalkan oleh Sigmund Freud melalui teori psikoanalisis. Ia menjelaskan bahwa individu secara tidak sadar dapat mengembangkan cara-cara tertentu untuk melindungi diri dari kecemasan atau perasaan tidak nyaman.
Dalam praktiknya, mekanisme ini bisa muncul dalam berbagai bentuk, termasuk perilaku menunda atau menghindari sesuatu yang dianggap berisiko. Mengacu pada penjelasan dari Halodoc, respons ini bekerja otomatis untuk menjaga stabilitas emosional seseorang, meski terkadang berdampak pada produktivitas.
Berikut lima tanda bahwa rasa malas yang dialami bisa jadi merupakan bentuk mekanisme pertahanan diri dari rasa takut gagal:
1. Menunda Memulai Hal Penting Tanpa Alasan Jelas
Tugas atau rencana sudah diketahui, tetapi terus ditunda tanpa alasan yang kuat. Penundaan ini terjadi berulang dan sulit dihentikan. Kondisi ini bisa menjadi cara untuk menghindari kemungkinan hasil yang tidak sesuai harapan.
2. Lebih Memilih Aktivitas yang Aman dan Ringan
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
