
Ilustrasi orang yang gemar rebahan dan bermalas-malasan. (Freepik)
JawaPos.com-Rasa malas kerap dianggap sebagai masalah disiplin atau kurangnya motivasi. Namun, dalam perspektif psikologi, kondisi ini tidak selalu sesederhana itu. Dalam situasi tertentu, kemalasan justru bisa menjadi bentuk mekanisme pertahanan diri terhadap tekanan emosional, terutama rasa takut gagal.
Konsep mekanisme pertahanan diri pertama kali diperkenalkan oleh Sigmund Freud melalui teori psikoanalisis. Ia menjelaskan bahwa individu secara tidak sadar dapat mengembangkan cara-cara tertentu untuk melindungi diri dari kecemasan atau perasaan tidak nyaman.
Dalam praktiknya, mekanisme ini bisa muncul dalam berbagai bentuk, termasuk perilaku menunda atau menghindari sesuatu yang dianggap berisiko. Mengacu pada penjelasan dari Halodoc, respons ini bekerja otomatis untuk menjaga stabilitas emosional seseorang, meski terkadang berdampak pada produktivitas.
Berikut lima tanda bahwa rasa malas yang dialami bisa jadi merupakan bentuk mekanisme pertahanan diri dari rasa takut gagal:
1. Menunda Memulai Hal Penting Tanpa Alasan Jelas
Tugas atau rencana sudah diketahui, tetapi terus ditunda tanpa alasan yang kuat. Penundaan ini terjadi berulang dan sulit dihentikan. Kondisi ini bisa menjadi cara untuk menghindari kemungkinan hasil yang tidak sesuai harapan.
2. Lebih Memilih Aktivitas yang Aman dan Ringan

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
