Ilustrasi orang dengan kepribadian narsistik (freepik)
JawaPos.com -Pernahkah Anda berurusan dengan orang yang narsis? Jika pernah, Anda tahu bahwa ini bukanlah hal yang mudah.
Anda mungkin pernah memperhatikan bagaimana mereka memutarbalikkan fakta agar sesuai dengan narasi mereka. Terutama ketika mereka terpojok, mereka memiliki kemampuan untuk mengatakan hal-hal yang membuat Anda bingung dan meragukan kewarasan Anda sendiri.
Tapi inilah masalahnya: artikel ini akan mengungkap 5 frasa umum yang digunakan orang narsis saat mereka berada dalam posisi terjepit.
Ini bukan tentang memenangkan argumen atau adu kecerdasan. Bukan. Ini tentang memahami rencana permainan mereka dan melindungi diri Anda dari taktik manipulasi mereka.
Jadi, mari kita mulai dan jelajahi frasa-frasa ini. Anda mungkin akan terhindar dari sakit kepala di masa depan! Berikut 5 frasa-nya, dikutip dari geediting pada Senin (23/12).
Ah, taktik klasik untuk mengelak. Seorang narsisis jarang sekali mengakui kesalahan mereka. Sebaliknya, mereka mengalihkan kesalahan kepada Anda. Mereka akan mengatakan bahwa Anda salah paham dengan apa yang mereka katakan atau lakukan. Ini adalah cara yang cerdas untuk menghindari tanggung jawab sekaligus membuat Anda mempertanyakan pemahaman Anda sendiri tentang situasi tersebut.
Ingat, ini bukan tentang kesalahpahaman Anda; ini tentang ketidakmampuan mereka untuk menerima kritik atau kesalahan.
Pernah mendengar yang satu ini sebelumnya? Ini adalah frasa umum yang digunakan orang narsis untuk menyangkal perasaan dan kekhawatiran Anda. Dengan mengatakan bahwa Anda “terlalu sensitif”, pada dasarnya mereka mengatakan bahwa reaksi Anda adalah masalahnya, bukan tindakan mereka.
Taktik ini memungkinkan mereka untuk mengabaikan perasaan Anda dan menghindari tanggung jawab atas perilaku mereka. Jangan tertipu. Perasaan Anda valid dan harus dihormati.
Orang narsis suka menggunakan suara mayoritas untuk memvalidasi sudut pandang mereka, meskipun itu tidak benar. Mereka mungkin mengatakan sesuatu seperti, “Semua orang setuju dengan saya, hanya kamu yang tidak.”
Saya ingat saat saya berhadapan dengan seorang teman yang narsis. Kami berdebat tentang sebuah film yang pernah kami tonton. Dia bersikeras bahwa film itu buruk dan berkata, “Semua orang setuju dengan saya. Hanya kamu yang menyukainya.” Saya kemudian mengetahui bahwa dia bahkan tidak pernah mendiskusikan film itu dengan orang lain. Ini hanyalah caranya untuk membuat saya merasa terisolasi dan salah menurut saya.
Jangan biarkan taktik ini menggoyahkan kepercayaan diri Anda pada perspektif Anda sendiri.
Frasa ini adalah contoh utama dari sesuatu yang disebut “gaslighting,” taktik manipulatif yang sering digunakan oleh para narsisis untuk membuat Anda meragukan ingatan dan persepsi Anda sendiri. Ketika mereka mengatakan, “Saya tidak pernah mengatakan itu,” mereka menyangkal kata-kata atau tindakan mereka sendiri untuk menghindari pertanggungjawaban.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
