
Ilustrasi pasangan yang kurang dalam hal keintiman fisik. (Freepik)
JawaPos.com – Dalam hubungan romantis, keintiman fisik merupakan salah satu cara pasangan menunjukkan kasih sayang dan memperkuat ikatan emosional. Namun, tidak semua pasangan memiliki tingkat keintiman fisik yang sama.
Beberapa pasangan mungkin mengalami penurunan keintiman fisik karena berbagai alasan, baik yang disadari maupun tidak.
Fenomena ini dapat mencerminkan perubahan dalam dinamika hubungan yang mempengaruhi kedekatan emosional, komunikasi, hingga rasa nyaman satu sama lain.
Memahami ciri-ciri dan penyebabnya dapat membantu pasangan menemukan solusi untuk menjaga keharmonisan hubungan.
Melansir Baseline, berikut adalah beberapa ciri pasangan yang jarang intim secara fisik menurut psikologi, serta dinamika yang sering muncul dalam hubungan tersebut:
Kurangnya komunikasi yang terbuka dan jujur dapat membuat pasangan merasa terisolasi dan tidak terhubung satu sama lain. Kesenjangan ini seringkali mengarah pada penurunan keintiman fisik karena pasangan merasa tidak saling memahami atau dihargai.
Saat kasih sayang dalam hubungan berkurang, baik dalam bentuk sentuhan, perhatian, maupun kata-kata lembut, keintiman fisik pun dapat terpengaruh. Pasangan yang merasa kurang dihargai cenderung enggan untuk menunjukkan rasa sayangnya secara fisik.
Hubungan yang lebih menekankan pada persahabatan dibandingkan dengan aspek romantisnya mungkin mengarah pada kurangnya keintiman fisik.
Meskipun kedekatan emosional sangat penting, perbedaan ini bisa membuat pasangan merasa lebih seperti teman daripada pasangan romantis.
Kehidupan yang terlalu terstruktur tanpa adanya kejutan atau tindakan spontan bisa membuat pasangan merasa hubungan mereka mulai membosankan.
Keintiman fisik sering kali dipicu oleh spontanitas dan kejutan yang menghidupkan kembali gairah dalam hubungan.
Pasangan yang cenderung lebih menikmati interaksi platonis, seperti berbicara dan berbagi minat bersama, bisa mengalami penurunan keintiman fisik. Meskipun ini bukan hal yang buruk, perubahan dalam cara pasangan berinteraksi bisa mempengaruhi kedekatan fisik mereka.
Ketakutan akan penolakan atau rasa malu bisa membuat seseorang enggan untuk menginisiasi keintiman fisik.
Ketakutan ini sering kali muncul ketika pasangan merasa tidak dihargai atau tidak diinginkan secara fisik, sehingga mereka memilih untuk menghindari situasi tersebut.
Ketika pasangan menghadapi stres, mereka cenderung menarik diri secara emosional dan fisik. Ini bisa disebabkan oleh perasaan cemas, depresi, atau perasaan tidak dapat terhubung dengan pasangannya, yang mengarah pada penurunan keintiman fisik.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
