
Ilustrasi share postingan media sosial (Kerde Severin/pexels.com)
JawaPos.com - Setiap hari, ratusan juta orang mengakses media sosial untuk berbelanja, berbagi foto, memberi komentar, mengirim pesan, dan lainnya. Eropa Utara dan Barat mempunyai tingkat penggunaan media sosial tertinggi, mencapai hampir 84% dari populasi.
Akan tetapi, berbagi informasi secara berlebihan dapat menimbulkan masalah, mulai dari gangguan hingga ancaman penipuan identitas dan pencurian data pribadi. Walaupun kamu merasa paham privasi, perubahan rutin pada platform memerlukan kewaspadaan.
Oleh karena itu, penting supaya berhati-hati dalam memilih apa yang dibagikan di media sosial demi melindungi keselamatan fisik dan digital Anda serta orang lain.
Mengutip welivesecurity.com, berikut ini hal-hal yang tidak boleh di share pada media sosial, salah satunya rencana perjalanan.
1. Rencana perjalanan
Mengunggah foto atau memperbarui status mengenai rencana liburanmu mungkin tampak tidak berbahaya, namun ini bisa memberi informasi berisiko kepada orang yang mengawasi akunmu. Dengan memposting bahwa kami sedang bersiap-siap liburan, kamu memberi tahu bahwa rumahmu akan kosong selama periode tersebut.
Kondisi ini dapat menarik perhatian pihak yang berniat buruk. Sebaiknya hindari mencantumkan tanggal pasti keberangkatan atau detail perjalanan. Akan lebih aman jika dirimu mengunggah foto atau pembaruan memgenai liburan setelah kembali ke rumah guna mengurangi risiko keamanan.
2. Informasi pribadi
Penipu sering mencari informasi pribadi kecil yang bisa mereka kumpulkan dalam membangun identitas palsu dan melakukan penipuan. Informasi ini bisa digunakan untuk mengajukan kredit atas namamu atau membuka akun online.
Lebih buruk lagi, mereka bisa memanfaatkan data tersebut guna menebak kata sandi atau menjawab pertanyaan keamanan yang mudah ditebak, sehingga dapat mengakses akunmu. Hal-hal yang terlihat tidak berbahaya, seperti nama hewan peliharaan atau tanggal lahir, sebaiknya tetap dirahasiakan untuk melindungi dirimu dari ancaman tersebut.
3. Lokasi terkini
Kejahatan dunia maya dan kejahatan fisik biasanya saling terkait, terutama melalui media sosial. Apabila penjahat mengetahui bahwa kamu akan sendirian di rumah, berjalan di daerah sepi, atau bahwa rumahmu akan kosong, mereka bisa memanfaatkannya dalam merencanakan tindakan kriminal.
Maka dari itu, sangat penting untuk menjaga kerahasiaan data lokasi pribadi. Selain itu, beberapa platform media sosial dapat secara otomatis menandai lokasimu ketika memposting. Membagikan informasi tentang acara keluarga atau lokasi teman secara tidak sengaja bisa mengungkapkan tempat tinggal, bekerja, atau aktivitas mereka, yang berisiko bagi keamanan.
4. Pembelian barang mahal
Mengunggah foto barang-barang mahal, seperti perhiasan atau mobil mewah, bisa memicu rasa iri di kalangan teman-temanmu. Namun, jika seseorang yang memiliki niat jahat mengamati akunmu, hal ini bisa membuat dirimu menjadi sasaran potensial bagi kejahatan, seperti penjambretan atau perampokan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
