
Ilustrasi usia pernikahan hingga 40 tahun-an.
JawaPos.com - Di era saat ini, melihat pasangan yang langgeng bahkan usia pernikahannya sudah mencapai puluhan tahun, terlihat tabu dan menjadi suatu pencapaian besar dalam hidup.
Seperti kita tahu bahwa saat ini banyak ditemukan pernikahan yang hanya seumur jagung karena berbagai masalah seperti KDRT, perselingkuhan, bahkan akibat keegoisan masing-masing.
Oleh karenanya bagi pasangan yang akan atau sudah menikah, perlu belajar banyak hal agar mampu mempertahankan pernikahan hingga maut memisahkan.
Melansir dari laman Your Tango pada (01/12) pasangan yang langgeng hingga usia pernikahannya mencapai 40 tahun-an, kerap menunjukkan 10 perilaku ini :
1. Tidak menanamkan pikiran dan perilaku negatif
Semua kritik, bahkan “kritik yang membangun,” tidak hanya gagal untuk mendapatkan hal yang kita inginkan, tapi juga merupakan bentuk penyalahgunaan karena merasa ada sifat pasangan sangat tidak disukai.
Daripada mengkritik, cari tahu alasan sifat tersebut bisa mengganggu pasangan dan sebaiknya dibicarakan dari hati ke hati agar keduanya mampu memahami.
2. Akui dan terima perbedaan
Kita semua memahami bahwa pasangan kita adalah manusia yang baru saja ditemui saat dewasa, artinya memiliki pola pengasuhan atau latar belakang keluarga yang berbeda.
Sebuah studi di Buletin Psikologi Kepribadian dan Sosial menyarankan untuk berlatih melihat dan menerima pasanganmu sebagai seseorang yang memiliki persepsi, perasaan, dan pengalaman berbeda yang sama validnya denganmu.
3. Hindari melarikan diri
Jika kamu dan pasangan mengalami suatu masalah bahkan terkadang itu sulit mencari jalan keluarnya, jangan mencoba untuk melarikan diri baik secara jarak maupun emosional.
Kamu bisa mencoba lakukan hal bersama seperti melakukan pekerjaan rumah, berbincang saat dalam perjalanan di mobil, mengasuh anak, atau menjalankan hobi seperti menonton film atau olahraga.
4. Bertanggung jawab pada perkataan sendiri
Hindari kata “kamu” kecuali hal itu bermaksud sesuatu yang positif. Seperti yang dikatakan oleh American Psychological Association, sebaiknya mengatakan “Aku merasa tidak enak saat…” daripada “Kamu membuatku merasa tidak enak saat…”

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
