
Ilustrasi orang yang menganggap bahwa uang bisa membuatnya lebih berkelas./Freepik.
JawaPos.com - Dalam kehidupan modern yang penuh dengan simbol status, tidak sedikit orang yang percaya bahwa uang adalah kunci untuk mendapatkan pengakuan sosial dan dianggap berkelas.
Mereka menganggap bahwa dengan memiliki barang mewah, gaya hidup glamor, atau koneksi dengan orang-orang berpengaruh, mereka dapat menciptakan citra diri yang berkelas dan dihormati.
Namun, psikologi mengungkapkan bahwa pandangan ini sering kali justru menunjukkan sisi lain dari kepribadian mereka, yakni sebuah upaya untuk menutupi rasa tidak aman atau kekosongan emosional.
Artikel ini akan membahas beberapa perilaku umum yang sering kali ditemukan pada orang-orang yang mengaitkan kelas dengan kekayaan, serta bagaimana tindakan mereka sering kali menjadi cerminan dari pemahaman yang keliru tentang esensi sejati dari kelas itu sendiri.
Dilansir dari laman Global English Editing pada Jumat (29/11), berikut merupakan 8 perilaku yang sering kali dimiliki oleh orang yang menganggap bahwa uang bisa membuatnya lebih berkelas, menurut psikologi.
1. Terlalu Menekankan Penampilan Luar
Orang yang percaya bahwa uang bisa membuatnya lebih berkelas sering kali sangat memperhatikan penampilan luar mereka.
Mereka menganggap bahwa memiliki barang-barang mewah, seperti mobil sport atau aksesori dari desainer, akan membuat mereka terlihat lebih berkelas.
Mereka cenderung akan menunjukkan barang-barang tersebut dengan bangga kepada orang lain untuk mendapat pengakuan sosial.
Padahal, kelas sejati lebih terkait dengan karakter, nilai-nilai, dan cara kita memperlakukan orang lain. Memiliki barang mewah tidak menjamin seseorang memiliki kelas yang tinggi.
2. Obsesi dengan Status Sosial
Orang yang berpikir bahwa uang bisa membuatnya lebih berkelas sering kali sangat peduli dengan status sosial mereka.
Mereka sering kali berusaha keras untuk berada di lingkaran orang-orang kaya atau terkenal, dan berharap bahwa dengan demikian mereka akan dianggap sebagai orang berkelas.
Mereka juga cenderung memperlihatkan gaya hidup mewah mereka di media sosial, dengan tujuan untuk mendapatkan pujian dan perhatian.
Namun, orang cenderung lebih menghargai keaslian, ketulusan, dan kerendahan hati daripada pamer kekayaan. Status sosial yang dibangun dengan cara ini bisa terlihat kosong jika tidak didasarkan pada karakter yang kuat.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
