
Ilustrasi orang yang sering dimarahi dan dikritik saat masih kecil./Freepik.
JawaPos.com - Masa kecil adalah periode yang penuh warna, namun bagi sebagian orang, masa tersebut mungkin lebih banyak diwarnai dengan kritik dan teguran daripada pujian.
Pengalaman sering dimarahi atau dikritik ketika masih kecil dapat meninggalkan bekas yang mendalam pada kepribadian seseorang, yang bisa terlihat jelas ketika dewasa.
Menurut para ahli psikologi, anak-anak yang sering menghadapi teguran keras atau dimarahi, cenderung mengembangkan karakter tertentu sebagai bentuk adaptasi terhadap pengalaman tersebut.
Beberapa karakter ini mungkin berwujud sifat yang positif, sementara lainnya bisa menjadi tantangan yang harus dihadapi seumur hidup.
Dilansir dari laman Global English Editing pada Rabu (27/11), berikut merupakan 10 karakter yang dimiliki oleh orang yang sering dimarahi dan dikritik saat masih kecil, menurut psikologi.
1. Sangat sensitif
Anak-anak yang sering dimarahi cenderung menjadi orang yang sangat peka terhadap emosi dan perasaan orang lain. Mereka sering kali mampu merasakan perubahan kecil dalam suasana hati orang di sekitar mereka.
Hal ini membuat mereka sangat empatik, tetapi juga bisa membuat mereka mudah terpengaruh oleh emosi orang lain. Mereka sering kali merasa cemas atau tertekan karena khawatir akan pendapat orang lain.
Meskipun sifat ini memberi mereka kemampuan untuk membangun hubungan yang dalam dan peduli pada orang lain, mereka juga perlu belajar untuk menjaga keseimbangan emosional agar tidak merasa terlalu terbebani oleh perasaan orang lain.
2. Sosok pemecah masalah yang hebat
Anak-anak yang terbiasa menghadapi kritik, cenderung belajar untuk berpikir lebih cepat dan mencari solusi agar tidak terjebak dalam masalah yang sama.
Mereka menjadi sosok yang terampil dalam menghadapi tantangan dan mampu untuk mengantisipasi potensi masalah sebelum muncul.
Kemampuan ini tentunya sangat berguna dalam kehidupan mereka saat dewasa, terutama dalam hal pekerjaan atau hubungan pribadi.
3. Sangat bertanggung jawab

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
