
Ilustrasi media sosial. (Pexels)
JawaPos.com - Di zaman dengan kemajuan teknologi sekarang ini, siapa yang tidak memiliki media sosial? Hampir semua orang yang ada di dunia memiliki media sosial jenis apapun.
Mulai dari remaja, dewasa sampai yang tua sekalipun memiliki media sosial dengan berbagai tujuan. Ada yang membuatnya untuk pekerjaan, untuk berkomunikasi dengan teman, atau hanya sekedar ikut-ikutan.
Penggunaan media sosial di masyarakat sangat dinormalisasikan. Lebih lanjut, seseorang bisa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk melihat pembaharuan kehidupan teman atau rekannya.
Perilaku ini tentunya tidak produktif dan bisa menghambat orang dalam melakukan kewajibannya seperti tugas sekolah atau pekerjaan kantor. Apabila kamu merasa sudah kecanduan media sosial, kamu mungkin perlu detoks media sosial.
Seperti namanya, detoks media sosial berarti mengurangi jumlah waktu membuka media sosial dan melepaskan diri darinya. Dikutip dari Watsons dan Deliberate Directions, ini 7 manfaat dari detoks media sosial:
1. Mengurangi Kecemasan
Manfaat pertama dari detoks media sosial adalah mengurangi kecemasan. Main terlalu banyak media sosial bisa menimbulkan gangguan kecemasan bagi sebagian orang.
Cemas ketinggalan sesuatu yang terbaru, cemas akan pencapaian orang lain, dan masih banyak kecemasan lainnya. Dengan mengurangi media sosial, kamu juga bisa mengurangi kecemasan yang mengganggu.
2. Waktu Istirahat yang Cukup
Manfaat kedua dari detoks media sosial adalah adanya waktu istirahat yang cukup. Sebelum tidur, salah satu kegiatan yang mungkin saja kamu lakukan adalah scroll media sosial selama berjam-jam sampai mengurangi waktu tidur.
Hal ini tentu berdampak pada jam tidur berantakan dan kamu jadi bangun tidak segar keesokan harinya. Dengan detoks media sosial, kamu jadi merasa tidak perlu untuk mengecek media sosial sebelum tidur dan menyelamatkan jam tidur.
3. Meningkatkan Produktivitas
Manfaat dari detoks media sosial selanjutnya adalah meningkatkan produktivitas. Kamu tentu tahu bahwa main media sosial merupakan kegiatan tidak produktif yang bisa mengganggu kehidupan sehari-hari.
Kamu bisa menghabiskan waktu berjam-jam dan berdampak tidak mengerjakan kewajibanmu misal tugas sekolah atau pekerjaan rumah. Dengan detoks media sosial, kamu bisa mengalihkan waktu untuk melakukan hal lain yang bermanfaat.
4. Mencegah Rasa FOMO

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
