Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 November 2024 | 20.49 WIB

Orang yang Tumbuh Tidak Populer di Sekolah Biasanya Menampilkan 9 Perilaku Ini di Kemudian Hari Menurut Psikologi

ilustrasi seseorang yang tidak populer semasa sekolah/ Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi seseorang yang tidak populer semasa sekolah/ Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Tidak semua orang mengalami masa-masa populer selama sekolah, dan bagi banyak orang, masa sekolah bisa menjadi periode sulit yang membentuk pengalaman hidup mereka.

Ketika seseorang tumbuh tanpa menjadi pusat perhatian atau bahkan merasa diabaikan atau ditolak, pengalaman ini cenderung membentuk perilaku, cara berpikir, serta bagaimana mereka berinteraksi dengan orang lain di kemudian hari.

Dilansir dari Geediting pada Sabtu (9/11), terdapat sembilan perilaku yang sering ditampilkan oleh mereka yang tumbuh tanpa popularitas di sekolah:

1. Mereka Menjadi Pendengar yang Baik

Orang yang tidak populer di sekolah seringkali lebih peka terhadap perasaan orang lain.

Karena mereka tahu rasanya tidak didengar atau diabaikan, mereka seringkali tumbuh menjadi pendengar yang baik.

Mereka cenderung sabar dan tulus dalam mendengarkan cerita atau masalah orang lain, tanpa terburu-buru untuk menanggapi atau menghakimi.

Kebiasaan ini juga membuat mereka dihargai dalam lingkaran sosial mereka yang lebih kecil tetapi bermakna.

2. Mereka Lebih Empati dan Peka terhadap Orang Lain

Pengalaman merasa diabaikan atau tidak diprioritaskan membuat mereka lebih mampu memahami dan merasakan emosi orang lain.

Rasa empati mereka lebih dalam, terutama kepada mereka yang berada dalam situasi sulit.

Dalam banyak kasus, mereka akan berusaha untuk membuat orang lain merasa diterima dan dihargai, sesuatu yang mungkin tidak mereka dapatkan saat masih sekolah.

3. Sering Merasa Tidak Percaya Diri dalam Situasi Sosial

Meski sudah dewasa, ketidakpopuleran di sekolah bisa meninggalkan bekas dalam bentuk keraguan diri.

Ketika berhadapan dengan lingkungan sosial baru, mereka bisa merasa canggung atau ragu, sering kali takut akan penolakan atau penilaian negatif.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore