
Ilustrasi mengatasi pertengkaran dengan pasangan (pexels)
JawaPos.com - Setiap pasangan pasti pernah bertengkar, entah itu tentang isu politik yang sedang panas, jadwal membersihkan rumah, atau bahkan hal sederhana seperti memilih menu makan malam.
"Pertengkaran memungkinkan kita untuk menyelesaikan masalah," kata Daryl Appleton, Ed.D., LMC, seorang psikoterapis dan pelatih eksekutif.
"Namun, penting untuk memperhatikan cara kita bertengkar, karena jika dilakukan dengan cara yang tidak sehat, itu bisa menimbulkan masalah lebih besar. Sedangkan dalam hubungan yang sehat, masalah dilihat, diatasi, dan kedua pihak belajar cara baru untuk berkomunikasi."
Untuk memahami konflik dalam hubungan lebih baik, kami bertanya kepada para ahli mengenai beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan pasangan saat bertengkar, serta bagaimana cara memperbaikinya agar dapat berdebat secara sehat dan produktif.
Dari memperbaiki bahasa tubuh hingga lebih sadar akan kata-kata yang digunakan, teknik-teknik ini akan sangat berguna saat terjadi pertengkaran. Pada akhirnya, menerapkan teknik-teknik ini akan membantu membangun hubungan yang lebih kuat berdasarkan kepercayaan, rasa hormat, dan komunikasi yang sehat.
Dilansir dari laman Good Housekeeping, Kamis (17/10), berikut adalah 11 teknik sukses yang digunakan oleh pasangan dalam menyelesaikan pertengkaran menurut para terapis hubungan:
1. Anda bertengkar tentang lebih dari satu masalah sekaligus.
Situasi ini sering terjadi: Anda memulai dengan perbedaan pendapat tentang liburan berikutnya, lalu berakhir dalam pertengkaran tentang kurangnya waktu berkualitas bersama. Kebiasaan ini mencegah Anda dan pasangan menyelesaikan inti dari masalah.
2. Tetap fokus pada satu topik dan bahas masalah lainnya nanti.
“Ketika kita bertengkar, kita harus bertengkar tentang satu hal dalam satu waktu dan tetap pada topik,” kata Dr. Appleton. Cara terbaik untuk memastikan ini terjadi adalah dengan menyadari ketika percakapan mulai melenceng. Jika masalah lain terus muncul, tentukan waktu yang berbeda untuk membahasnya. Setelah menyelesaikan masalah pertama, Anda dapat membahas yang lainnya dalam percakapan terpisah.
3. Anda menggunakan bahasa yang menyalahkan orang lain.
Saat marah atau kesal, mudah untuk menyalahkan dan mengatakan "kamu selalu" atau "kamu tidak pernah" — frasa yang membuat pasangan Anda merasa terpojok. Ini hanya akan mengubah diskusi menjadi permainan menyalahkan, yang tidak produktif.
4. Gunakan pernyataan "Saya" untuk mengekspresikan perasaan Anda.
Alih-alih menggunakan bahasa yang menyalahkan pasangan, ubah percakapan untuk fokus pada dampak perilaku tersebut pada Anda. Misalnya, daripada mengatakan, "Kamu membuatku marah karena kamu tidak mendengarkan," coba katakan, "Saya merasa kesal karena saya tidak merasa didengarkan sekarang."
5. Anda menggunakan istilah yang terlalu general seperti "selalu" dan "tidak pernah."

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
