
Ilustrasi pasangan yang hubungannya bermasalah.
JawaPos.com - Romantisme workaholic merupakan bentuk kecanduan yang mirip dengan narkoba, bahkan dapat mengubah kepribadian dan nilai-nilai seseorang. Kecanduan kerja mendistorsi realitas dan sering menyebabkan masalah serius dalam hubungan dan keluarga.
Seseorang yang mengalami romantisme workaholic cenderung kehilangan integritas pribadi dan profesional mereka. Memahami romantisme workaholic, penting dalam menyadari perubahan perilaku dan karakter seseorang.
Jam kerja berlebihan hanyalah salah satu gejala. Meskipun pecandu kerja terobsesi dengan pekerjaan, mereka sebenarnya juga kecanduan akan kekuatan dan kendali yang datang dari kebutuhan kompulsif untuk mendapatkan persetujuan dan status.
Pekerjaan adalah bagian dari hidup kita dan cara kita mencari nafkah. Tingkat stres yang muncul akibat kehilangan pekerjaan sangat besar. Melansir mentaltreat.com, berikut perbedaan, ciri-ciri, dan dampak romantisme workaholic dalam hubungan percintaan.
Perbedaan bekerja keras dan romantisme workaholic
Pekerja keras selalu hadir secara emosional dan fisik bagi keluarga, teman, dan rekan kerja. Mereka berusaha mencapai keseimbangan kehidupan kerja yang sehat dan memiliki rasa tanggung jawab pribadi yang tinggi.
Kerja lembur biasanya dilakukan guna memenuhi tenggat waktu atau menyesuaikan dengan jadwal yang berubah. Akan tetapi, mereka menyisihkan energi untuk dibawa pulang setiap malam, serta menjaga akhir pekan mereka.
Sebaliknya, seorang romantisme workaholic tidak bertindak seperti itu. Mereka terobsesi dengan kinerja dan berupaya menjadi lebih baik, lebih cepat, dan lebih sukses daripada orang lain.
Ego mereka mendorong pencapaian tujuan ini, bukan dukungan dari keluarga atau teman. Bagi mereka, tetap berada di level yang sama dianggap sebagai tanda kegagalan.
Ciri-ciri romantisme workaholic
Berikut ini beberapa ciri-ciri seseorang mengalami romantisme workaholic yang perlu diperhatikan, yakni:
1. Narsisme sering kali dikaitkan dengan romantisme workaholic, di mana ini memperlihatkan ketidaksabaran dan dorongan yang terus-menerus bagi pecandu kerja.
2. Saat berhubungan dengan orang yang kecanduan kerja perlu berhati-hati, sebab menyebabkan ketidaksabaran. Mereka cenderung lebih mudah marah dan terburu-buru.
3. Keramahan dapat menghambat dorongan untuk bekerja, karena seorang romantisme workaholic memiliki standar perfeksionis yang tinggi dan sulit menerima kritik atau saran.
4. Keterbukaan terhadap pengalaman yang berhubungan positif dengan kemampuan multitasking yang sering terlihat pada pecandu kerja.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
