Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 September 2024 | 01.14 WIB

Awas! Kebiasaan Ini dapat Sebabkan Kucing Obesitas, Cat Owner Mesti Baca!

Ilustrasi kucing yang mengalami gejala obesitas. (Freepik.com) - Image

Ilustrasi kucing yang mengalami gejala obesitas. (Freepik.com)

JawaPos.com - Kucing merupakan hewan yang paling sering dijadikan peliharaan oleh masyarakat di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia.

Tampilannya yang lucu dengan bulu halus membuat beberapa orang ingin mengelus saat melihatnya, apalagi jika kucingnya terlihat berisi dan berpipi chubby.

Terdapat berbagai macam karakteristik kucing, ada yang senang bermain, selalu ingin bersama pemiliknya, hingga memang bersifat garang atau nakal.

Perbedaan sifat tersebut juga dapat mempengaruhi kebiasaan dan pola hidupnya, mereka yang tergolong aktif biasanya memiliki tubuh ideal. Sedangkan kucing malas identik tubuh yang gempal akibat kurangnya aktivitas.

Meskipun terkadang terlihat bermain, mereka tetap lebih senang untuk menghabiskan waktu dengan tidur, bahkan tidak jarang sang pemilik hanya melihatnya beraktivitas di rumah seharian.

Kita sebagai cat owner, sudah seharusnya mewaspadai kebiasaan-kebiasaan yang memiliki potensi penyakit pada anabul (anak bulu).

Kucing yang bersifat malas, memiliki risiko lebih tinggi daripada kucing aktif untuk mengalami obesitas. Namun, sifat malas juga bukan merupakan faktor utama penyebab penyakit ini.

Dilansir dari vcahospitals.com, berikut tips untuk meminimalisir terjadinya obesitas pada kucing:

Makanan yang sesuai

Kebutuhan nutrisi kucing dewasa dengan anak kucing tentu berbeda, kitten membutuhkan formulasi khusus yang dapat membantu tumbuh kembangnya.

Biasanya, kebutuhan kucing dewasa juga akan berubah seiring bertambahnya usia. Sebaiknya, lakukan konsultasi kepada dokter hewan untuk menyesuaikan makanan dengan kebutuhan nutrisi kucingmu.

Porsi makan

Melihat peliharaan makan dengan sangat lahap tentu membuat semua pemiliknya senang, namun ternyata hal ini sangat tidak disarankan oleh dokter hewan.

Kita perlu membuat jadwal waktu makan yang rutin setiap hari, agar kucing hafal dengan waktu tersebut.

Selain itu harus diperhatikan juga porsi makannya, tanyakan pada dokter hewan mengenai jumlah makanan yang terbaik untuk analbulmu.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore