Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 September 2024 | 17.10 WIB

Simak 3 Dampak Overprotektif Terhadap Pasangan, Salah Satunya Menghambat Pertumbuhan Pribadi

Dampak overprotektif terhadap pasangan adalah bisa menghambat pasangan untuk tumbuh mandiri (freepik) - Image

Dampak overprotektif terhadap pasangan adalah bisa menghambat pasangan untuk tumbuh mandiri (freepik)

JawaPos.com – Pasangan pada dasarnya cenderung menginginkan yang terbaik untuk satu sama lain dan melindungi satu sama lain agar tidak terluka atau kesal. Namun terkadang, naluri melindungi ini terasa sedikit berlebihan.

Naluri ini bisa menjadi terlalu overprotektif dan sangat mengganggu bahkan menyebabkan dampak yang serius terhadap hubungan.

Hal ini bisa merusak kesehatan dan fungsi dalam suatu hubungan.

Overprotektif pada pasangan dapat menimbulkan perasaan tidak percaya, dendam dan tidak aman sehingga dapat merusak ikatan pasangan dan menyebabkan dinamika yang tidak sehat.

Dalam artikel ini, kita akan membahas dampak overprotektif terhadap pasangan sebagaimana dilansir dari laman Headway Therapy Group, Selasa (10/9) sebagai berikut :

1. Kurangnya kepercayaan

Dampak overprotektif terhadap pasangan yang pertama adalah kurangnya kepercayaan.

Pasalnya bila salah satu pasangan terlalu protektif terhadap pasangannya maka hal itu dapat menimbulkan rasa tidak percaya di antara mereka.

Bila salah satu pasangan terus-menerus mempertanyakan atau meragukan keputusan atau aktivitas pasangannya.

Itu berarti mereka tidak menganggap pasangannya mampu menangani segala sesuatunya sendiri.

Hal itu bisa menimbulkan kurangnya rasa percaya di antara mereka dan dapat menimbulkan perasaan tidak aman dan tidak mampu dalam hubungan.

Pasalnya kepercayaan merupakan pondasi dalam membangun hubungan yang sehat sehingga terbilang sangat penting. Jadi sangat disayangkan jika kepercayaan bisa rusak hanya karena perilaku overprotektif.

2. Perasaan dendam

Sikap terlalu protektif juga dapat mengakibatkan perasaan dendam di antara pasangan.

Bahkan ketika tujuannya adalah untuk menjaga pasangan hal itu dianggap dan dialami sebagai tindakan yang mengendalikan atau dikendalikan secara berlebihan oleh pasangan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore