
Pria yang tetap tajam secara kognitif dan perseptif seiring bertambahnya usia biasanya mengadopsi 6 perilaku halus ini (pixabay)
JawaPos.com – Semakin bertambahnya usia, kebijaksanaan dan kecerdasan orang-orang pun akan meningkat. Namun, hal itu harus dicapai dengan kesungguhan dari diri kita sendiri.
Beberapa pria tetap tajam secara kognitif dan perseptif seiring bertambahnya usia. Ini terjadi karena mereka selalu berusaha untuk mengembangkan diri.
Selain itu, dilansir dari Hack Spirit, Sabtu (31/8), pria yang tetap tajam secara kognitif dan perseptif seiring bertambahnya usia biasanya mengadopsi 6 perilaku ini.
1. Mereka tidak mengorbankan tidurnya demi “kesuksesan”
Anda mungkin sudah pernah mendengarnya sebelumnya, tetapi saat Anda membaca artikel ini, Anda mungkin perlu diingatkan.
Tidur sangatlah penting. Faktanya, pakar Matthew Walker PhD mengatakan dalam bukunya Why We Sleep bahwa "tidur adalah satu hal paling efektif yang dapat kita lakukan untuk menyegarkan kesehatan otak dan tubuh kita setiap hari,".
Tidur malam yang cukup tidak hanya membantu Anda mengingat informasi baru dengan lebih baik dan mengingatnya, tetapi juga meningkatkan kemampuan Anda untuk berkonsentrasi.
Ini juga memacu kreativitas Anda, dan berkontribusi terhadap kesehatan fisik Anda. Sehingga, dapat memberi Anda lebih banyak waktu dan kemampuan untuk melakukan yang terbaik dan menikmati hidup sepenuhnya.
Jika Anda mengorbankan tidur Anda demi kemenangan sementara, Anda sebenarnya menghambat kesuksesan Anda dalam jangka panjang.
Jika Anda ingin tetap tajam secara kognitif dan tampil sebagai versi paling sehat dan paling produktif selama mungkin, aturan nomor satu adalah tidur yang cukup.
2. Mereka membuat pilihan makan yang lebih sehat
Faktanya, pria yang menjaga kesehatan kognitifnya dalam jangka waktu lebih lama cenderung membuat pilihan makan yang lebih sehat.
Tahukah Anda bahwa kondisi usus Anda dapat memengaruhi kognisi dan suasana hati?
Seperti yang ditulis Miriam Frankel dan Matt Warren untuk BBC, “Selama beberapa dekade terakhir, para peneliti telah mulai mengungkap bukti-bukti yang aneh, meyakinkan, dan terkadang kontroversial, yang menunjukkan bahwa mikrobiota usus tidak hanya membantu menjaga otak kita agar berfungsi dengan baik, tetapi juga dapat membantu membentuk pikiran dan perilaku kita.”
3. Mereka mengutamakan hubungan dekatnya

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
