Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Agustus 2024 | 02.50 WIB

6 Kepribadian Orang yang Tak Bisa Jauh dari Pasangan Menurut Psikologi, Simak!

ilustrasi seseorang berpura-pura mencintai pasangan/ Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi seseorang berpura-pura mencintai pasangan/ Sumber foto: Freepik

JawaPos.Com - Dalam sebuah hubungan, keterikatan emosional adalah hal yang wajar dan justru diharapkan.

Namun, ada individu yang mengalami ketergantungan lebih intens terhadap pasangan mereka.

Kondisi ini semakin diperparah dengan mereka yang merasa sulit, bahkan hampir tidak mau berpisah dari pasangan dalam jangka waktu yang lama.

Dikutp dari The Psychology of Infidelity, kepribadian seperti ini sering kali dipengaruhi oleh faktor-faktor psikologis yang mendasari kebutuhan akan kedekatan emosional yang terus menerus.

Menurut psikologi, ada beberapa kepribadian tertentu yang cenderung memiliki ketergantungan yang kuat terhadap pasangan mereka.

Lebih lanjut, inilah enam kepribadian orang yang tak bisa jauh dari pasangan menurut psikologi, serta bagaimana kepribadian ini memengaruhi dinamika hubungan mereka.

1. Kepribadian Dependen

Individu dengan kepribadian dependen sering kali merasa tidak aman dan cemas ketika jauh dari pasangan mereka. Mereka cenderung memiliki rasa takut yang berlebihan akan penolakan atau ditinggalkan, yang membuat mereka sangat bergantung pada kehadiran pasangan untuk merasa aman dan nyaman.

Kepribadian ini biasanya terbentuk dari pengalaman masa kecil yang kurang stabil atau pengalaman trauma yang mengarah pada kebutuhan untuk selalu merasa dekat dengan seseorang yang bisa memberikan rasa aman. Dalam hubungan, mereka mungkin selalu mencari validasi dan dukungan emosional dari pasangan, dan merasa kesulitan untuk membuat keputusan sendiri tanpa masukan dari pasangan.

2. Kepribadian Anxious-Preoccupied

Orang dengan kepribadian anxious-preoccupied sering kali memiliki rasa cemas yang tinggi dalam hubungan mereka. Mereka cenderung memiliki pandangan negatif terhadap diri mereka sendiri dan merasa tidak layak dicintai.

Akibatnya, mereka menjadi sangat tergantung pada pasangan mereka untuk memberikan rasa aman dan validasi. Kepribadian ini membuat mereka merasa sangat cemas ketika jauh dari pasangan, karena mereka khawatir bahwa pasangan mungkin kehilangan minat atau meninggalkan mereka. Mereka cenderung mencari kepastian dan perhatian terus-menerus dari pasangan, yang dapat menyebabkan dinamika hubungan yang tidak seimbang.

3. Kepribadian Co-Dependent

Co-dependency adalah bentuk ketergantungan yang lebih dalam di mana individu tidak hanya tergantung pada pasangan untuk validasi emosional, tetapi juga merasa bahwa mereka harus selalu merawat dan memperbaiki pasangan mereka. Orang dengan kepribadian co-dependent sering kali menempatkan kebutuhan pasangan di atas kebutuhan mereka sendiri dan merasa bahwa mereka tidak bisa hidup tanpa pasangan.

Mereka cenderung merasionalisasi perilaku negatif pasangan mereka dan merasa bertanggung jawab untuk memperbaiki segala hal dalam hubungan. Kepribadian ini sering kali muncul dari pengalaman masa lalu di mana individu harus mengurus atau menyelamatkan orang lain, yang kemudian diterjemahkan ke dalam hubungan dewasa mereka.

4. Kepribadian Obsessive-Compulsive

Individu dengan kepribadian obsessive-compulsive cenderung memiliki kebutuhan yang kuat untuk mengontrol situasi dan hubungan mereka. Mereka mungkin merasa tidak nyaman jika tidak mengetahui keberadaan pasangan atau apa yang sedang dilakukan pasangan.

Kecenderungan ini membuat mereka merasa sulit untuk berjauhan dari pasangan karena mereka merasa perlu untuk terus memantau dan memastikan bahwa hubungan berjalan sesuai dengan ekspektasi mereka. Meskipun niat mereka mungkin didasarkan pada cinta dan kepedulian, kepribadian ini dapat menyebabkan ketegangan dalam hubungan jika pasangan merasa terkekang atau diawasi.

5. Kepribadian Anxious-Avoidant

Orang dengan kepribadian anxious-avoidant sering kali mengalami konflik internal antara keinginan untuk dekat dengan pasangan dan ketakutan akan kedekatan itu sendiri. Mereka mungkin merindukan kedekatan emosional, tetapi pada saat yang sama, merasa takut kehilangan kemandirian mereka.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore