Ilustrasi- Orang percaya diri (pressfoto-freepik)
JawaPos.com - Ada perbedaan besar antara tampil percaya diri dan benar-benar percaya diri. Rahasianya terletak pada bahasa tubuh. Bahasa tubuh adalah komunikator tanpa suara yang menyiarkan maksud dan perasaan Anda yang sebenarnya.
Biarkan saya memberitahu Anda, menguasai bahasa tubuh dapat memberi Anda keunggulan dalam hidup. Hal ini dapat membuat Anda lebih menarik, lebih persuasif, dan ya, lebih percaya diri.
Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana beberapa orang secara alami memancarkan kepercayaan diri dan pesona? Mereka mungkin menggunakan beberapa tanda bahasa tubuh yang tidak banyak diketahui. Dan coba tebak? Anda juga bisa mempelajarinya. Dikutip dari hackspirit, berikut 5 tandanya:
1) Pose kekuatan
Pernahkah Anda memperhatikan, bagaimana sebagian orang bisa menguasai suatu ruangan tanpa mengucapkan sepatah kata pun? Itu bukan sihir. Ini semua tentang pose kekuatan.
Para ahli bahasa tubuh setuju bahwa orang yang percaya diri berdiri tegak, dengan bahu ke belakang dan dada membusung. Mereka menempati ruang dan bukannya menyusut ke dalamnya. Ini dikenal sebagai 'pose kekuatan'.
2) Kontak mata
Saya mempelajari pelajaran ini di awal karier saya. Kontak mata adalah pengubah permainan. Saya berada di sebuah acara jaringan, merasa cukup gugup dan tidak pada tempatnya di antara para profesional yang berpengalaman. Saya mendapati diri saya terus-menerus melihat ke bawah, menghindari kontak mata. Saya praktis tidak terlihat.
Kemudian, saya teringat nasihat dari seorang mentor: "Mata adalah jendela jiwa. Tahan tatapan orang, dan Anda akan menarik perhatian mereka."
Jadi saya mencobanya. Saya mulai melakukan kontak mata secara langsung dengan orang-orang. Dan coba tebak? Itu berhasil! Orang-orang mulai memperhatikan saya, mengajak saya bercakap-cakap. Saya merasa lebih percaya diri, lebih hadir.
Kontak mata menunjukkan bahwa Anda tertarik dan memperhatikan. Hal ini menunjukkan rasa percaya diri dan rasa hormat.
Namun, ada garis tipis antara melakukan kontak mata dan menatap. Jadi, berhati-hatilah agar tidak berlebihan - ini adalah tentang mempertahankan tingkat kontak mata yang nyaman yang menciptakan koneksi tanpa membuat orang lain tidak nyaman.
3) Pencerminan

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
