
Beberapa hal ini menjadi alasan second account menjadi tren di kalangan gen Z.
JawaPos.com – Dalam era digital yang terus berkembang, penggunaan media sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Di kalangan Gen Z, generasi yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, tren memiliki akun kedua atau second account di platform media sosial seperti Instagram dan Twitter semakin populer.
Tren ini mencerminkan dinamika unik dan kebutuhan khusus dari generasi ini dalam mengelola identitas digital mereka. Berikut adalah beberapa alasan mengapa second account menjadi tren di kalangan Gen Z dan bagaimana pengaruhnya terhadap kehidupan sosial dan psikologis mereka, dirangkum JawaPos.com, Selasa (11/6).
1. Privasi dan kontrol diri
Gen Z sangat menyadari pentingnya privasi di dunia digital. Dengan memiliki akun kedua, mereka dapat memisahkan konten pribadi dan konten publik.
Akun utama mereka mungkin digunakan untuk membangun citra tertentu atau untuk interaksi dengan audiens yang lebih luas. Sementara, akun kedua dapat digunakan untuk berbagi momen pribadi, pemikiran mentah, atau hal-hal yang lebih intim dengan lingkaran teman dekat.
2. Ekspresi diri yang lebih bebas
Akun kedua memberikan kebebasan bagi Gen Z untuk mengekspresikan diri tanpa takut akan penilaian dari publik atau tekanan untuk memenuhi standar sosial tertentu. Di akun kedua, mereka merasa lebih bebas untuk menjadi diri sendiri dan berbagi konten yang mungkin dianggap tidak pantas atau tidak relevan untuk audiens yang lebih luas di akun utama.
3. Mengatasi tekanan sosial
Gen Z seringkali menghadapi tekanan sosial untuk menampilkan citra sempurna di media sosial. Dengan memiliki second account, mereka dapat mengurangi tekanan ini dengan membagi kehidupan mereka menjadi dua, yaitu untuk konsumsi publik dan konsumsi pribadi. Hal ini membantu mereka menjaga keseimbangan antara kehidupan online dan realita.
4. Kreativitas dan eksperimen
Second account seringkali digunakan sebagai tempat untuk bereksperimen dengan konten baru atau kreativitas tanpa resiko merusak reputasi akun utama. Ini bisa mencakup eksperimen dengan gaya fotografi, tulisan, seni, atau bahkan opini yang lebih kontroversial.
5. Keamanan emosional
Mempunyai second account juga bisa memberikan rasa aman secara emosional. Di akun kedua, Gen Z bisa lebih terbuka dan jujur mengenai perasaan mereka, berbagi masalah pribadi, atau mencari dukungan dari teman-teman dekat tanpa harus mengungkapkannya kepada publik.
Tren second account di kalangan Gen Z mencerminkan kebutuhan untuk privasi, ekspresi diri yang lebih bebas, dan kemampuan untuk mengatasi tekanan sosial. Dengan membagi identitas digital mereka menjadi dua, Gen Z dapat mengelola bagaimana mereka tampil di mata publik sekaligus menjaga ruang pribadi untuk diri mereka sendiri.
Tren ini menunjukkan bagaimana generasi muda saat ini semakin cerdas dalam mengelola kehadiran mereka di dunia digital, menciptakan kesimbangan antara kebutuhan untuk berbagi dan menjaga privasi.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
