
Ilustrasi berbagi. (freepik)
JawaPos.com-Bulan ramadhan akan segera tiba Bulan suci ini selalu identik dengan berbagai kewajiban ibadah, salah satunya adalah menjalankan puasa.
Namun, tahukah anda bahwa ramadhan juga menjadi momen penting untuk mempererat kembali hubungan sosial.
Proses ini dimulai dari lingkup yang paling dekat yaitu keluarga. Saat waktu berbuka tiba, seluruh anggota keluarga berkumpul dan duduk bersama untuk membatalkan puasa. Momen ini menciptakan kehangatan yang jarang ditemui di zaman sekarang.
Selain itu, berbagai kegiatan sosial yang turut mewarnai bulan ramadhan, seperti kerja bakti membersihkan masjid, agenda bukber, pembagian takjil gratis, penunaian zakat, infaq, sodaqoh, sampai menggalang dana bagi anak yatim serta masyarakat yang membutuhkan.
Momen sholat tarawih dan kebiasaan pergi ke masjid juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antar umat muslim di dalam kehidupan bersosial.
Sebagaimana yang dirangkum dari laman s2dikdas.fip.unesa.ac.id dan kotayogya.baznas.go.id, berikut adalah tujuh hikmah ramadhan yang bisa berdampak positif pada hubungan sosial yang menyatukan umat.
Menumbuhkan empati
Selama satu bulan penuh, umat muslim dilatih untuk menahan lapar dan haus. Hal ini menjadi bahan refleksi bagi semua individu untuk ikut merasakan kondisi fakir dan miskin, sehingga menghadirkan rasa empati yang lebih mendalam karena mengalami keadaan yang sama secara langsung.
Membiasakan berbagi
Ramadhan dikenal sebagai bulan berbagi. Bulan ramadhan juga selalu identik dengan acara-acara sosial seperti sedekah, berzakat, infaq, sedekah, berbagi takjil gratis, sahur gratis, ataupun agenda buka bersama di masjid. Tidak sedikit pula komunitas sosial yang menggalang dana untuk turut memberikan santunan, paket sembako, maupun makanan berbuka bagi anak yatim dan mereka yang membutuhkan.
Mempererat silaturahmi
Bulan ramadhan membuat banyak orang berlomba-lomba beribadah di masjid. Melalui shalat berjamaah dan tarawih. Pertemuan rutin ini memperkuat ukhuwah antar sesama muslim sehingga hubungan sosial tetap terjaga melalui ibadah. Ditambah lagi dengan berbagai kegiatan sosial di lingkungan sekitar yang semakin mempererat jalinan silaturahmi di tengah masyarakat.
Menghapus kelas sosial
Kaya maupun miskin seluruh umat Islam menjalani pengalaman yang sama saat berpuasa, menahan lapar, haus, serta hawa nafsu. Kesamaan pengalaman fisik ini menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas. Rasa lapar yang dirasakan bersama membuat mereka yang mampu lebih bisa memahami kondisi orang yang membutuhkan.
Menanamkan nilai toleransi

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
