Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Mei 2024 | 21.51 WIB

8 Hal yang akan Kamu Temui Jika Menjalin Hubungan dengan Orang Narsis, Salah Satunya Manipulasi Emosional

Ilustrasi:  Perilaku manipulatif dapat dilakukan secara sadar atau tidak sadar dengan niat baik atau buruk. - Image

Ilustrasi: Perilaku manipulatif dapat dilakukan secara sadar atau tidak sadar dengan niat baik atau buruk.

 
JawaPos.com - Menjalin hubungan dengan seseorang yang memiliki sifat narsis secara diam-diam bisa sangat membingungkan. 
 
Narsis terselubung atau diam-diam, berbeda dengan narsis yang lebih kentara. Mereka tidak selalu menunjukkan keegoisan dan kebanggaan diri yang berlebihan secara terang-terangan. 
 
Namun, mereka masih memanipulatif, mengendalikan, dan mengeksploitasi orang lain untuk keuntungan pribadi mereka. 
 
Dilansir dari Hack Spirit pada Senin (27/5), terdapat delapan tanda Anda mungkin sedang menjalin hubungan dengan seorang narsis terselubung menurut psikologi:


1. Pujian yang Berlapis Kritik

Narsis terselubung sering kali memberikan pujian yang berlapis kritik atau ejekan halus. 
 
Contohnya, mereka mungkin mengatakan, "Kamu terlihat bagus hari ini, tidak seperti biasanya." 
 
Hal ini membuat Anda merasa tidak nyaman dan mempertanyakan diri sendiri, tetapi tetap bergantung pada validasi mereka.
 

Narsis terselubung bisa tampak sangat empatik dan perhatian di permukaan, tetapi sebenarnya mereka tidak benar-benar peduli tentang perasaan orang lain. 
 
Mereka hanya menggunakan empati untuk memanipulasi dan mendapatkan apa yang mereka inginkan. 
 
Misalnya, mereka mungkin mendengarkan masalah Anda dengan penuh perhatian hanya untuk menggunakannya melawan Anda nanti.

3. Perilaku Pasif-Agresif

Salah satu tanda narsis terselubung adalah perilaku pasif-agresif. Mereka sering kali menyembunyikan kemarahan atau ketidakpuasan di balik sikap yang tampaknya baik atau tidak peduli. 
 
Misalnya, mereka mungkin lupa melakukan sesuatu yang penting bagi Anda secara teratur, atau mereka membuat komentar sinis dengan nada bercanda.
 

Narsis terselubung ahli dalam manipulasi emosional. Mereka bisa membuat Anda merasa bersalah atau meragukan diri sendiri, seringkali dengan cara yang sangat halus. 
 
Mereka mungkin memainkan kartu korban untuk mendapatkan simpati atau menggunakan rasa malu dan rasa bersalah untuk mengendalikan Anda.

5. Tidak Mampu Menerima Kritik

Meskipun narsis terselubung mungkin tampak rendah hati, mereka sebenarnya sangat sensitif terhadap kritik. 
 
Ketika mereka merasa terancam oleh kritik, mereka bisa bereaksi dengan cara yang sangat defensif atau bahkan menyerang balik dengan cara yang tersembunyi, seperti memberi komentar yang merendahkan atau menyindir.

6. Kurangnya Tanggung Jawab

Narsis terselubung jarang sekali mengakui kesalahan mereka atau bertanggung jawab atas tindakan mereka. Mereka lebih suka menyalahkan orang lain atau situasi eksternal atas masalah yang mereka hadapi. 
 
Misalnya, jika ada konflik, mereka mungkin mengatakan bahwa itu semua adalah kesalahan Anda atau orang lain, bukan mereka.
 

Narsis terselubung sering memanipulasi situasi untuk keuntungan mereka sendiri. 
 
Mereka bisa membuat Anda merasa bersalah untuk menghindari tanggung jawab atau menggunakan informasi pribadi Anda untuk keuntungan mereka.
 
 Mereka sangat pandai dalam membuat diri mereka tampak sebagai korban atau pahlawan dalam setiap situasi.

8. Pola Hubungan yang Tidak Seimbang

Dalam hubungan dengan narsis terselubung, ada ketidakseimbangan kekuasaan yang signifikan. 
 
Mereka sering kali menjadi pusat perhatian dan membuat Anda merasa harus berusaha keras untuk mendapatkan pengakuan atau penghargaan mereka.
 
 Mereka tidak memberikan perhatian yang sama atau menghargai usaha Anda, membuat Anda merasa tidak cukup baik.

Mengatasi Hubungan dengan Narsis Terselubung

Jika Anda menyadari bahwa Anda sedang menjalin hubungan dengan narsis terselubung, penting untuk mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri Anda. 
 
Ini bisa termasuk menetapkan batasan yang jelas, mencari dukungan dari teman dan keluarga, atau bahkan mencari bantuan profesional dari terapis.
 
Ingatlah bahwa kesehatan emosional dan mental Anda sangat penting, dan Anda berhak mendapatkan hubungan yang sehat dan saling mendukung.

Mengenali tanda-tanda ini bisa membantu Anda memahami dinamika yang terjadi dalam hubungan Anda dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk memperbaiki atau meninggalkannya demi kesejahteraan Anda. 
 
Jangan ragu untuk mencari bantuan jika Anda merasa terjebak dalam hubungan yang merusak.
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore