Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 Mei 2024 | 22.23 WIB

Simak! 10 Cara Mengatasi Trauma Masa Kecil Akibat Terlalu Sering Dibentak dan Disalahkan

Ilustrasi trauma akibat terlalu sering di bentak dan disalahkan di masa kecil./Pexels by Gustavo Fring - Image

Ilustrasi trauma akibat terlalu sering di bentak dan disalahkan di masa kecil./Pexels by Gustavo Fring


JawaPos.Com - Mengatasi trauma masa kecil akibat sering dibentak dan disalahkan adalah perjalanan panjang yang memerlukan kesabaran dan juga dukungan.

Meski memerlukan proses cukup panjang, namun mengatasi trauma masa kecil akibat sering dibentak dan disalahkan bukalah hal yang mustahil.

Untuk mengatasi trauma masa kecil akibat sering dibentak dan disalahkan, tentunya harus disertai dengan pendekatan yang tepat, seperti dukungan profesional, dan upaya untuk membangun kembali kepercayaan diri.

Melansir informasi dari Psychology Today dan American Psychological Association, Minggu (26/5), trauma masa kecil yang disebabkan oleh seringnya dibentak dan disalahkan, dapat meninggalkan bekas mendalam yang mempengaruhi kesehatan mental dan emosional seseorang hingga dewasa.

Selain membutuhkan bantuan profesional, setidaknya ada 10 hal yang cukup efektif untuk mengatasi trauma masa kecil dan membangun kesehatan mental yang lebih baik.

Untuk lebih lengkapnya, beriku 10 cara yang bisa kamu terapkan untuk mengatasi trauma akibat sering dibentak dan disalahkan di masa kecil.


1. Mengakui dan Memahami Trauma

Langkah pertama untuk mengatasi trauma adalah mengakui bahwa trauma tersebut ada.

Sering kali, orang menekan atau mengabaikan kenangan buruk, tetapi untuk penyembuhan, penting untuk menghadapi dan memahami pengalaman masa lalu Anda.

2. Mencari Dukungan Profesional

Terapi dengan profesional kesehatan mental, seperti psikolog atau psikiater, dapat sangat membantu.

Mereka dapat memberikan alat dan teknik untuk menghadapi trauma, seperti terapi kognitif-behavioral (CBT), terapi EMDR (Eye Movement Desensitization and Reprocessing), atau terapi lain yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

3. Berbicara dengan Orang Terdekat

Berbicara dengan teman atau anggota keluarga yang dapat dipercaya tentang pengalaman Anda dapat memberikan dukungan emosional yang penting.

Mendapatkan perspektif dari orang lain dan merasa didengar dapat membantu meringankan beban emosional.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore