
Ilustrasi pasangan yang akan menjadi sosok orang tua yang baik di masa depan. (Sumber foto: freepik/Wavebreak Media)
JawaPos.com - Banyak dari kita mungkin memikirkan masa depan bersama pasangan, termasuk bagaimana mereka akan menjadi sosok orang tua di masa depan.
Menurut psikologi, terdapat beberapa tanda yang menunjukkan bahwa pasangan Anda memiliki potensi besar untuk menjadi orang tua yang baik di masa depan.
Dilansir dari Hack Spirit pada Jumat (10/5), terdapat 7 tanda yang menunjukkan bahwa pasangan Anda akan menjadi sosok orang tua yang baik di masa depan.
Dengan memahami dan mengenali tanda-tanda ini, kita dapat lebih percaya diri dalam membangun masa depan yang bahagia dan sehat bersama pasangan kita.
1. Tidak memikirkan detail-detail kecil
Baca Juga: Epy Kusnadar Ditangkap Kasus Narkoba, Seperti Ini Kekecewaan Netizen
Pasangan yang baik sebagai calon orangtua adalah mereka yang tidak terlalu memperhatikan detail-detail kecil atau memerintah secara berlebihan.
Mereka memberikan Anda kesempatan untuk mengambil inisiatif dan percaya pada kemampuan Anda untuk melakukan hal yang benar.
Mereka tidak terlalu mencampuri urusan Anda atau mengatur setiap hal secara detail, bahkan dalam hal-hal kecil sekalipun.
Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang dibesarkan oleh orangtua yang terlalu memikirkan detail kecil cenderung mengalami kesulitan dalam mengatur perilaku dan emosi mereka serta memiliki fungsi eksekutif yang kurang baik.
2. Memahami pentingnya quality time
Ini berarti bahwa pasangan Anda benar-benar menikmati saat-saat yang dihabiskan bersama Anda, bahkan ketika sibuk.
Ketika mereka tidak bisa meluangkan waktu karena pekerjaan atau kewajiban lainnya, mereka bersedia untuk menggantinya di lain waktu. Hal ini menunjukkan bahwa mereka peduli akan kehadiran dan kualitas interaksi dengan Anda.
Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang menerima perhatian dan waktu yang berkualitas dari orang tua mereka cenderung tumbuh menjadi individu yang lebih berkompeten dan merasa dicintai.
Baca Juga: 8 Hal Ini Akan Dilakukan Pria Saat Ia Jatuh Cinta Menurut Psikologi, Sosoknya Cenderung Akan Mengubah Perilakunya
3. Menghargai usaha daripada kesempurnaan
Ketika Anda mencoba melakukan sesuatu dan hasilnya tidak sempurna, pasangan yang menghargai usaha akan memberikan dukungan dan pujian atas upaya Anda, meskipun hasilnya belum sempurna.
Pasangan seperti ini cenderung mendidik anak-anak dengan pola pikir yang berkembang, karena mereka mengajarkan nilai-nilai seperti kemauan untuk mencoba, belajar dari kesalahan, dan terus berusaha untuk menjadi lebih baik.
Di sisi lain, pasangan yang terlalu mengejar kesempurnaan cenderung menilai kinerja berdasarkan pada hasil yang sempurna, dan mereka akan menjadi sosok yang kritis dan sulit merasa puas jika sesuatu tidak sesuai dengan harapan.
Ini bisa membuat anak-anak merasa tidak aman dan tidak percaya diri karena mereka merasa selalu harus mencapai standar yang sangat tinggi.
4. Memiliki sedikit ciri narsistik
Seseorang dengan lebih sedikit ciri narsistik cenderung dapat mengurus orang lain dan peduli terhadap kebutuhan orang lain.
Dalam konteks mengasuh anak, memiliki lebih sedikit ciri narsistik berarti seseorang tidak egois dan tidak terobsesi dengan diri sendiri.
Mereka lebih mampu memberikan perhatian dan dukungan kepada anak-anak mereka dengan memperhatikan kebutuhan mereka, bukan hanya fokus pada keinginan dan kepentingan pribadi mereka sendiri.
Orang yang memiliki sedikit ciri narsistik tidak akan terlalu mengharapkan perlakuan istimewa dan tidak selalu menempatkan diri mereka sendiri di depan kebutuhan orang lain.
Baca Juga: 7 Hal yang Membuat Seseorang Terlihat Lebih Menarik di Mata Kita secara Psikologis, Salah Satunya Penampilan yang Biasa
5. Bekerja dan memiliki kehidupan sosial
Pasangan yang bekerja atau aktif dalam kegiatan sosial adalah tanda bahwa mereka akan menjadi sosok orang tua yang baik di masa depan.
Studi menunjukkan bahwa anak-anak yang memiliki contoh positif dari orang tua yang bekerja cenderung mencapai lebih banyak hal dan memiliki lebih sedikit masalah perilaku.
Selain itu, ketika pasangan aktif secara sosial atau memiliki aktivitas yang memotivasi, ini juga dapat membentuk motivasi tanggung jawab dan kemandirian pada anak-anak di rumah.
6. Mampu mengendalikan emosi
Mampu mengendalikan emosi merupakan hal yang sangat penting karena jika pasangan memiliki masalah kemarahan atau kesulitan dalam mengontrol emosinya, maka anak-anak dan pasangan mereka bisa terpapar oleh perilaku yang tidak sehat, seperti kekerasan verbal atau fisik.
Pasangan yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi biasanya sabar dan mampu menenangkan diri saat marah, sehingga mereka dapat menghindari ledakan emosi yang merugikan.
Hal ini tidak hanya akan memberikan perlindungan bagi anak-anak dari pengaruh negatif, tetapi juga akan membawa pengaruh positif yang dapat membuat lingkungan keluarga menjadi lebih bahagia dan tenang.
Baca Juga: 10 Cara yang Mudah untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Anda, Menurut Psikologi
7. Memiliki empati yang tinggi
Pola asuh otoritatif dianggap sebagai pendekatan terbaik karena melibatkan kerja sama antara orang tua dan anak tanpa membuat anak merasa terkekang.
Untuk menjadi orang tua otoritatif, diperlukan kemampuan untuk berempati secara mendalam terhadap perasaan dan kebutuhan anak.
Empati memungkinkan orang tua untuk lebih memahami dan menanggapi perasaan serta kebutuhan anak dengan lebih baik, sehingga menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang positif bagi anak-anak.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
