Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Maret 2024 | 18.50 WIB

4 Prinsip Utama Stoicism Mindset yang Dapat Membantu Mengendalikan Emosi Negatif dan Mencegah Depresi

Ilustrasi depresi. - Image

Ilustrasi depresi.

JawaPos.com – Stoicism mindset merupakan konsep berpikir yang digunakan untuk membentuk penguasaan diri, ketekunan, dan kebijaksanaan. Pemikiran ini nantinya berguna untuk menjalani kehidupan yang sebenarnya, bukan hanya terfokus pada bidang akademis.

Ada beberapa prinsip utama dalam stoicism mindset yang digunakan untuk menghadapi kehidupan dunia. Prinsip stoicism ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk membantu kita mengendalikan emosi yang bersifat negatif serta mencegah depresi.

Berikut adalah 4 prinsip stoicism yang dikutip dari The Daily Stoic.

1. Keberanian

Dalam stoicism keberanian memiliki pandangan yang berbeda, karena keberanian hanya ada pada orang yang mengalami kesusahan. Seneca pernah berkata, "Anda menjalani hidup tanpa rintangan, maka tidak ada yang bisa mengetahui kemampuan Anda, bahkan Anda sendiri.”

Dunia ingin mengetahui kita termasuk dalam kategori mana, itulah sebabnya dunia terkadang mengirimkan situasi sulit kepada kita. Jangan menganggap kesulitan ini sebagai ketidaknyamanan, kesulitan atau bahkan tragedi.

Semua yang terjadi dalam hidup adalah sebuah peluang dan pertanyaan yang harus dijawab. Apakah aku punya nyali? Apakah aku punya keberanian untuk menghadapi ini?

Setelahnya, biarkan tindakanmu yang menanggapi setiap situasi dan biarkan tindakan tersebut mengingatkan kita mengapa keberanian menjadi hal yang paling penting dalam mengatasi segala situasi.

2. Kesederhanaan

Meskipun semua orang mengakui bahwa keberanian itu penting, namun kita juga sadar bahwa keberanian dapat berubah menjadi kecerobohan dan menjadi sebuah kesalahan ketika kita mulai membahayakan diri sendiri dan orang lain.

"Golden Mean" dari Aristoteles mengatakan bahwa keberanian yang kurang adalah sifat pengecut sedangkan keberanian yang berlebihan adalah kecerobohan. Hal ini menunjukkan bahwa kita harus melakukan tindakan yang benar dalam jumlah yang tepat dengan cara yang benar.

Stoicism mengajarkan bahwa keunggulan itu bukan berasal dari satu tindakan saja, melainkan kebiasaan yang sudah kita lakukan berulang kali. Kebiasaan akan kita dapatkan dari penyesuaian kecil, sistem yang baik, dan proses yang tepat.

3. Keadilan

Dalam stoicism, keadilan adalah keseimbangan yang tepat yang diiringi dengan tindakan yang benar. Keadilan dalam stoicism adalah satu prinsip yang penting karena keadilan akan mempengaruhi prinsip lainnya.

Kaum stoic tidak hanya melihat dunia dengan jelas tetapi juga melihat dengan jelas seperti apa dunia ini. Sehingga berani mengambil tindakan strategis serta resiko besar untuk membantu mewujudkan keadilan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore