
Love Language.
JawaPos.com - Teori Love Language atau Bahasa Cinta menjadi salah satu hal yang digunakan oleh pasangan agar lebih harmonis.
Love Language terdiri atas 5 hal, yaitu sentuhan fisik, waktu berkualitas, menerima hadiah, tindakan pelayanan, dan kata-kata afirmasi.
Tidak sedikit pasangan yang menggunakan teori tersebut dan melakukan tes Love Language untuk mengetahui bahasa cinta masing-masing.
Namun ternyata, penelitian terbaru dari Universitas Toronto dan Universitas York, mengungkap bahwa teori tersebut tidak berdasar.
Dilansir JawaPos.com dari Mashable, Jumat (2/2), gagasan bahasa cinta sebagian besar dikatakan tidak berdasar dan hanya memiliki sedikit dukungan empiris.
Teori Love Language diciptakan oleh Gary Chapman dalam sebuah buku yang ditulis lebih dari tiga puluh tahun yang lalu.
Pada bukunya, Gary Chapman berkata bahwa kunci hubungan romantis yang sukses adalah pasangan dapat memahami dan berbicara bahasa cinta masing-masing.
Namun, para peneliti menemukan bahwa orang cenderung menilai kelima bahasa tersebut dalam konteks yang berbeda.
Mereka juga menekankan bahwa lima bahasa cinta tersebut mungkin tidak mencakup semua cara orang mengekspresikan dan merasakan cinta.
Selain itu, penelitian yang dilakukan juga menemukan bahwa sangat sedikitnya bukti bahwa pasangan dengan bahasa cinta yang serasi dapat membina hubungan yang lebih baik.
Salah satu peneliti dari Universitas Toronto, Emily Impetti juga menyoroti satu hal penting dalam proses Gary Chapman mengembangkan lima bahasa cinta.
Hal tersebut adalah bahwa Gary Chapman hanya menggunakan sampel pasangan berkulit putih yang religius.
“Ada beberapa hal yang pasti diabaikan dalam pengembangan teori tersebut, salah satunya adalah penegasan goal pribadi seseorang di luar hubungan percintaan, yang mungkin juga akan berpengaruh pada hubungan mereka,” katanya.
Namun, teori Love Language yang kembali viral beberapa tahun terakhir menjadi suatu bukti besarnya harapan masyarakat untuk bisa mempertahankan hubungan percintaan mereka dengan pasangan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
