
ILUSTRASI BELAJAR ANAK USIA DINI. (Istimewa/sekolah.mu)
JawaPos.com – Siapa yang tidak ingin hidup lebih lama dan sehat? Ya, memiliki badan yang sehat dan bisa hidup lebih lama tentu menjadi impian semua orang.
Namun, untuk mewujudkan badan serta kehidupan yang sehat pastinya membutuhkan banyak faktor pendukung.
Dilansir dari The Guardian, Jumat (26/1), salah satu faktor yang dapat memengaruhi harapan hidup seseorang adalah pendidikan.
Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Norwegia dan Amerika Serikat, setiap tahun yang dihabiskan seseorang di sekolah atau universitas dapat mengurangi risiko kematian dini sebesar dua persen.
Studi ini merupakan studi pertama yang secara sistematis menghubungkan pendidikan dengan harapan hidup.
Para peneliti menggunakan data dari berbagai negara, baik yang maju maupun berkembang, seperti Inggris, AS, China, dan Brazil.
Mereka menemukan bahwa orang yang menyelesaikan pendidikan dasar, menengah, dan tinggi memiliki risiko kematian dini yang 34 persen lebih rendah dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki pendidikan formal sama sekali.
Pendekatan ini setara dengan seumur hidup mengonsumsi makanan sehat, menurut para peneliti. Sebaliknya, tidak mengenyam pendidikan sama berbahayanya dengan merokok atau minum alkohol berlebihan.
Hal ini karena pendidikan dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, seperti meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kesadaran, dan perilaku yang sehat.
Studi ini juga memberikan dorongan bagi upaya-upaya untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di seluruh dunia.
Di Inggris, misalnya, studi ini dapat mendukung kebijakan untuk meningkatkan usia wajib sekolah dan jumlah siswa yang melanjutkan ke pendidikan lanjutan dan tinggi. Hal ini dapat menambah tahun-tahun harapan hidup bagi generasi mendatang.
Namun, studi ini juga mengingatkan kita bahwa belajar secara remote juga dapat memberikan tantangan bagi pendidikan, terutama bagi anak-anak yang absen dari sekolah.
Menurut seorang ahli dari University College London, absen dari sekolah dapat berdampak buruk tidak hanya bagi kesehatan, tetapi juga bagi harapan dan kesempatan karier siswa di masa depan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
