
BPOM RI Ungkap 7 Bahan yang Tidak Boleh Digunakan dalam Kosmetik (JawaPos.com)
JawaPos.com - Merawat kulit tubuh menjadi kebutuhan masyarakat saat ini. Produk kecantikan pun laris dipasaran, seperti halnya kosmetik perawatan kulit dan kosmetik riasan.
Kosmetik merupakan produk kecantikan yang digunakan pada bagian tubuh luar manusia seperti epidermis, rambut, kuku, bibir, wajah atau organ genital bagian luar.
Namun, jika masyarakat salah pilih kosmetik, bisa berdampak buruk bagi kulit.
Kenapa hal demikian terjadi? Sebab bahan yang digunakan pada kosmetik tidak memenuhi syarat, sebagaimana tercantum dalam peraturan BPOM Nomor 17 tahun 2022, yaitu tentang perubahan atas peraturan BPOM Nomor 23 tahun 2019 tentang persyaratan teknis bahan kosmetik.
Sesuai dengan peraturan BPOM RI berikut 7 bahan yang tidak boleh digunakan dalam kosmetik serta efek samping penggunaannya:
1. Merkuri
Efek merkuri pada kulit menyebabkan dermatitis kontak alergi, kulit kemerahan, eritroderma, perubahan warna kuku, purpura, dan menjadikan warna kulit keabu-abuan.
Setelah penyerapan, merkuri anorganik didistribusikan ke semua jaringan dan dapat menyebabkan toksisitas ginjal dan organ lainnya seperti otak dan sistem persarafan.
Keluhan yang sering muncul berupa tremor, kelemahan otot, neuropati perifer, depresi, psikosis, kecemasan, pusing, sakit kepala dan kehilangan penglihatan.
Paparan merkuri selama kehamilan dapat menyebabkan efek kesehatan yang serius pada perkembangan janin terutama sistem saraf pusat.
Penyerapan kulit tergantung pada faktor-faktor seperti konsentrasi merkuri, frekuensi aplikasi produk, integritas kulit, lipofilisitas zat pembawa dalam produk kosmetik.
2. Hidrokuinon
Hidrokuinon merupakan pencerah kulit yang efektif yang bekerja dengan mencegah sintesis melanin dengan menghambat kerja enzim tirosinase.
Pada umumnya hidroquinon diperbolehkan digunakan di Indonesia dalam konsentrasi tertentu dengan resep dokter untuk mengobati kondisi seperti melasma, hiperpigmentasi akibat kehamilan, lentigo, dan gangguan pigmentasi kulit lainnya. Namun penggunaan hidrokinon dilarang sebagai bahan kosmetik.
Penggunaan kosmetik pencerah kulit yang mengandung hidrokinon dapat menimbulkan efek akut maupun kronis.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
