Ilustrasi makanan yang timbulkan gas berlebih.
JawaPos.com – Makanan yang menyebabkan gas berlebih umumnya mengandung serat dan karbohidrat yang difermentasikan oleh flora usus selama proses pencernaan. Jenis makanan ini membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dicerna, menyebabkan waktu fermentasi lebih lama juga sehingga perut terasa begah.
Kamu tidak perlu menghindari makanan-makanan ini, tapi sebaiknya mengurangi jumlahnya saja untuk meminimalkan pembentukan gas dalam perut. Berikut daftar makanan yang menyebabkan lebih banyak gas dan menyebabkan kembung dan perut terasa penuh disarikan dari berbagai sumber, Selasa (7/11).
1.Kacang-kacangan
Dikutip dari Very Well Health, kacang-kacangan menghasilkan lebih banyak gas dibandingkan dengan makanan lainnya. Hal ini karena kacang-kacangan mengandung karbohidrat yang disebut oligosakarida.
Kandungan dalam kacang ini tidak mudah dipecah ketika proses pencernaan. Di dalam usus besar kacang-kacangan ini tidak dicerna. Kacang-kacangan akan difermentasikan oleh bakteri di usus kamu.
Jamur mengandung gula yang sulit untuk dicerna yang disebut manitol, yang ditemukan pada jamur putih biasa. Manitol diserap dengan buruk di usus kecil dan cenderung menyebabkan lebih banyak gangguan dibandingkan gula alami lainnya. Tidak semua jamur mengandung manitol yang tinggi, contohnya seperti jamur tiram yang mengandung trehalose.
Produk susu mengandung sejenis gula yang disebut laktosa, namun tak sedikit orang yang sulit mencernanya karena jumlah enzim laktase tidak mencukupi, sehingga menyebabkan kembung. Menurut United State National Library of Medicine, sekitar 65 persen orang mengalami kesulitan mencerna produk susu seiring bertambahnya usia.
Gandum mengandung karbohidrat yang tinggi yang disebut dengan fruktan, yang menghasilkan gas ketika dipecah di saluran pencernaan bagian bawah. Selama proses pencernaan, sekitar 5-15 persen fruktan yang dicerna usus kecil, sisanya dibiarkan berfermentasi di usus besar.
Sayuran kucifer yaitu brokoli, kembang kol, kembang kol, kangkung, dan kubis brussel sangat tinggi serat dan beberapa sayuran ini mengandung gas.
Dikutip Eating Well, sayuran ini mengandung Fermentable Oligosaccharides, Disaccharides, Monosaccharides, and Polyol (FODMAP) yang tinggi. FODMAP adalah karbohidrat kecil yang tidak dapat dicerna dan memicu masalah pada perut.
Buah sejatinya memang baik untuk tubuh, tapi bisa saja perut kamu begah setelah mengonsumsi apel, karena kandungan serat di dalamnya. Beberapa buah seperti apel, persik, pisang, apricot, pear, plum, dan kismis merupakan buah yang tinggi gula alami. Beberapa orang mengalami gas berlebih di perut akibat dari buah karena sistem pencernaan mereka tidak dapat memecah semua gula dalam buah dengan baik.
Produk bebas gula tersebut memiliki sedikit karbohidrat dan kalori, yang menyebabkan perut kembung dan buang angin. Pemanis buatan seperti sorbitol, erythritol, dan xylitol tidak sepenuhnya diserap oleh usus. Hal ini menyebabkan kamu menyerap lebih sedikit kalori.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
