
BERSAMA-SAMA: Melimpahkan beban pengasuhan kepada ibu seorang akan membuat anak-anak tumbuh sebagai generasi fatherless yang selalu haus kasih sayang dan validasi.
PERAN ayah dalam pola pengasuhan tiap keluarga sangatlah penting. Ketidakhadiran ayah untuk jangka waktu lama (atau mungkin selamanya) berdampak serius terhadap pembentukan karakter anak. Yang jelas, anak menjadi attention seeker atau love seeker dan respect seeker.
Anak-anak perempuan yang tumbuh dalam kondisi fatherless akan terus mencari sosok ayah. Akibatnya, mereka rentan terjerumus dalam hubungan yang toksik. Mereka juga menjadi mudah dimanipulasi oleh pasangan. Sebab, mereka rela rugi asalkan bisa merasakan kasih sayang tak pernah didapatkan dari sosok ayah.
”Efek klinisnya lagi, ketika mendapatkan kasih sayang hakiki, maka dia mulai berpikir untuk menjebak pasangannya agar tidak hilang seperti bapaknya yang ngilang. Dari sini kemudian munculnya sifat posesif, dominan, menjajah, dan lainnya. Padahal, di balik itu hanya ingin menjaga apa yang tidak pernah didapat,” urai Tika Bisono.
Pada anak-anak lelaki, tumbuh tanpa ayah membuat mereka cenderung gila respek. Tak pernah mendapat pujian dari sang ayah membuat mereka haus pujian dari orang lain. Selanjutnya, mereka akan berjuang mati-matian untuk tetap berada di level terbaik itu. Secara tak sadar, mereka pun menjadi perfeksionis. "Kenapa? Karena ingin terus dipuji. Toleransi pada kekurangan dan kegagalan jadi nol. Imbasnya jadi otoriter. Dihargai jadi faktor kritis untuknya,” tegasnya.
Terpisah, Roslina Verauli menyatakan bahwa sexual debut alias aktivitas seksual perdana dini pada anak perempuan juga merupakan father issues. Yakni, dampak dari fatherless. Remaja perempuan yang fatherless tidak memiliki acuan tentang kedekatan, cinta, dan kasih sayang terhadap lawan jenis dari sosok maskulin sang ayah. Akibatnya, dia tidak bisa membedakan mana kasih sayang dan hasrat seksual.
"Kenapa? Karena ketika ayah nggak hadir, anak perempuan jadi craving. Jadi hunger, lapar akan kasih sayang, sentuhan, dan validasi dari sosok maskulin,” jelas penulis buku Teenager 911 tersebut. (mia/c17/hep)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
