
MPASI HOMEMADE: Ketika anak keduanya, Ceisya, mulai masuk usia MPASI, Defy Pakartining Tyas banyak bereksperimen dengan bumbu dan menu. Jika Ceisya sedang ogah disuapi, Defy membuat menu dalam versi finger food. (Guslan Gumilang/Jawa Pos)
Pakai gula dan garam, boleh atau tidak? Makan ayam goreng, boleh enggak? Pertanyaan-pertanyaan itu familier buat para orang tua yang buah hatinya mulai mengonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI). Banyak informasi yang justru memicu salah kaprah. Korbannya, si kecil emoh makan.
---
MEMASUKI usia 6 bulan, ASI saja tak cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Karena itu, MPASI mulai diberikan. Menurut dr Lucia Pudyastuti R. SpA, makanan pendamping perlu diberikan secara tepat dan adekuat. Sebab, suplai nutrisi tersebut diperlukan tubuh dalam perkembangan sel tubuh. Terutama otak.
Spesialis anak RS Katolik St Vincentius a Paulo (RKZ) Surabaya itu menjelaskan, anak membutuhkan asupan kalori tinggi selama pemberian MPASI. ’’Dalam satu sajian, wajib ada tiga unsur. Karbohidrat, protein, dan lemak,” tegasnya. Walau tinggi kalori, komposisi bahannya harus tepat. Tidak boleh asal kenyang.
Lucia menyatakan, dalam pemberian MPASI, sumber protein diutamakan hewani. ’’Daging, ikan, atau telur wajib ada karena mengandung protein dan mikronutrien lengkap yang dibutuhkan untuk membangun sel tubuh. Terutama sel otak,” paparnya.
Meski demikian, sumber protein hewani tidak perlu mahal. Bahan pangan lokal yang terjangkau, seperti ikan kembung atau lele, punya kandungan gizi yang tak kalah dengan salmon.
Selama pemberian MPASI, dokter sekaligus dosen Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya itu menyarankan, orang tua rajin memperkenalkan aneka bahan makanan. ’’Selama nggak alergi. Sesuaikan teksturnya dengan usia anak,” imbuh Lucia. Agar anak doyan makan, dia mendorong ortu mengolah MPASI dengan rasa yang enak.
’’Banyak orang tua salah kaprah. Image ’makanan sehat itu tidak perlu banyak bumbu’ kadung menancap,” ungkapnya.
Alhasil, menu MPASI sering kali terasa hambar. Bahkan, Lucia mengakui, masih banyak orang tua yang anti terhadap gula-garam. Padahal, di laman petunjuk pemberian MPASI oleh UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang ditulis pada 2018, bumbu masakan boleh diberikan. Garam dan gula pun boleh diberikan secukupnya.
Lucia pun menambahkan, ayah dan ibu kadang terlalu hati-hati dalam menyiapkan MPASI. Dia menjelaskan, banyak orang tua yang kerap parno dengan gorengan. ’’Gorengan dimusuhi. Padahal, minyak atau mentega yang dipakai menggoreng itu sumber lemak yang bagus buat anak. Dengan catatan, minyaknya bukan bekas pakai (jelantah),” paparnya.
Menurut dia, menu MPASI anak tak perlu rumit. Dia mencontohkan, bubur dengan opor ayam sudah memenuhi syarat makanan pendamping. Bubur nasi mewakili karbohidrat, ayam sebagai sumber protein, serta santan di kuah opor adalah sumber lemak.
’’Menu-menu seperti ini kan lokal, mudah dibuat, dan rasanya enak. Tinggal tingkat kehalusannya menyesuaikan usia anak,” imbuh Lucia.
Masih banyaknya salah kaprah pengolahan MPASI dinilai Lucia berdampak serius. Banyak anak yang akhirnya menolak makan. Istilah kekiniannya, melakukan gerakan tutup mulut atau GTM.
’’Kadang, ada anak yang grafik pertumbuhannya bagus waktu masih periode ASI eksklusif. Tapi, begitu masuk usia MPASI, ada growth faltering (perlambatan pertumbuhan) sehingga grafiknya melandai,” ungkapnya.
Lucia mengingatkan, ayah dan ibu harus tetap melakukan pemeriksaan rutin buat si kecil. Tidak perlu menunggu sakit. ’’Tujuannya, kalau grafik pertumbuhan turun atau naik tapi melandai, bisa diketahui penyebabnya, sehingga penanganannya lebih cepat,” tegasnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
