
Ilustrasi MPASI/freepik
JawaPos.com-Saat masih bayi, asupan paling utama untuk bayi memang berasal dari ASI. Namun, saat si kecil memasuki usia 6 bulan, nutrisi dari ASI saja tidak cukup untuk memenuhi tumbuh kembang bayi anda.
Bayi anda perlu Makanan Pendamping Asi (MPASI) untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi. Nutrisi dari MPASI juga berperan penting dalam mendukung perkembangan motorik anak sampai membantu mencegah stunting.
Menu MPASI inni juga beragam, dan perlu disesuaikan dengan usia bayi anda. Tumbuh kembang bayi juga mempengaruhi jenis nutrisi yang paling penting dibutuhkan serta tekstur makanan yang aman dan mudah dikonsumsi.
Mengutip informasi dari laman ayosehat.kemkes.go.id berikut panduan yang tepat untuk memberikan MPASI sesuai usia bayi, dan pilihan menu yang bisa bunda berikan.
Usia 6-8 bulan
Memasuki usia 6 bulan, bayi anda akan mengalami transisi dari ASI menuju makanan pendamping ASI atau MPASI. Pada tahap ini, sebaiknya bayi diberikan makanan bertekstur lembut yang diolah dengan cara dikukus, direbus, lalu disaring supaya lebih mudah dicerna. Pilihan makanan yang perlu dikenalkan antara lain seperti bubur, kentang kukus, pisang, serta alpukat. Pastikan memperhatikan adanya kemungkinan alergi pada anak, hindari pemberian makanan berbahan pengawet, gula, dan garam.
Usia 9-11 bulan
Pada tahap ini bayi sudah bisa menggenggam, meraih, menggigit, dan memasukan makanan di dalam mulutnya. Meskipun ASI tetap menjadi asupan utama, namun pada usia ini bunda sudah bisa mengenalkan makanan bertekstur seperti bubur manado, nasi tim dengan daging cincang, dan sop daging cincang.
Usia 12-23 bulan
Memasuki usia 12 bulan-1 tahun bayi anda memerlukan asupan protein hewani dengan asam amino , yang mendukung pertumbuhan otak dan sel tubuh. Menu yang direkomendasikan antara lain adalah nasi soto ayam kuah kuning, nasi kuah ikan kuning, nugget sayuran, dan nasi sop telur puyuh,
Usia 2-5 tahun
Pada rentan usia ini, anak sudah bisa mengkonsumsi makanan keluarga. Buatlah menu yang bervariasi supaya anak anda tidak bosan. Perhatikan pula kandungan garam, gula, dan bahan pengawet pada makanan anak. Hindari memberikan zat-zat adiktif tersebut secara berlebihan. Menu yang direkomendasikan pada tahap kembang ini adalah nasi ayam kecap, bola-bola nasi dan ikan, nasi katsu, nasi ikan lele. Berikan pendamping sayur dan buah yang cukup untuk nutrisi baik anak anda.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
