
Ilustrasi breakout pada wajah (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Industri kecantikan tanah air terus menunjukkan perkembangan pesat. Berbagai produk perawatan kulit atau skincare kini semakin mudah ditemui, baik di platform media sosial maupun marketplace. Namun, di balik maraknya produk baru tersebut, masih banyak masyarakat yang bingung memahami tanda kulit cocok atau tidak cocok saat mencoba skincare tertentu.
Dilansir dari kanal YouTube dr.Kamilah Jaidi, MARS, Dipl. AAAM, Dokter kamila menjelaskan secara mendalam mengenai bagaimana cara mengetahui perbedaan antara purging, breakout, atau tanda ketidakcocokan ketika menggunakan produk skincare.
Menurut Dokter Kamila, hal utama yang harus diperhatikan adalah kandungan dalam skincare. Produk dengan bahan aktif seperti AHA, BHA, peeling serum, hingga turunan vitamin A biasanya memicu purging pada awal pemakaian. Reaksi ini lazim terjadi dalam kurun satu hingga delapan minggu, khususnya di area wajah yang memang sering ditumbuhi komedo.
Sebagai contoh, jika seseorang sering memiliki komedo di dahi lalu muncul jerawat di area tersebut setelah menggunakan serum eksfoliasi, kondisi ini masih dianggap wajar. Namun, apabila jerawat muncul secara tiba-tiba di area yang tidak pernah bermasalah, misalnya di pipi, dalam jumlah banyak dan berlangsung lebih dari delapan minggu, maka hal itu menandakan terjadinya breakout.
Selain jerawat, reaksi lain yang harus diwaspadai adalah kemerahan, kulit terasa panas, hingga sensasi terbakar. Jika kondisi ini terjadi setelah penggunaan produk eksfoliasi, bukan berarti kulit benar-benar tidak cocok, melainkan skin barrier atau lapisan pelindung kulit belum siap. Solusinya adalah menghentikan pemakaian sementara dan memperbaiki skin barrier dengan moisturizer, sabun pembersih lembut, serta sunscreen selama dua minggu.
Setelah kondisi kulit lebih stabil, pemakaian produk bisa dimulai kembali dengan prinsip dosis rendah, frekuensi jarang, dan waktu kontak singkat. Misalnya, jika sebelumnya menggunakan retinol 1% seminggu tiga kali, maka dapat diturunkan menjadi retinol 0,5% hanya sekali seminggu. Pendekatan ini membantu kulit beradaptasi secara bertahap.
Metode penggunaan dengan dosis rendah dinilai penting agar kulit tidak kaget. Dengan cara ini, reaksi berlebihan seperti iritasi, kemerahan, maupun jerawat parah dapat dihindari. Dokter menegaskan bahwa kesabaran dalam merawat kulit menjadi kunci utama keberhasilan.
Selain kandungan produk, pemilihan skincare juga harus disesuaikan dengan jenis kulit. Jika pemilik kulit berminyak menggunakan pelembab bertekstur terlalu kental, maka kemungkinan besar jerawat akan muncul. Sebaliknya, kulit kering lebih cocok dengan pelembab yang creamy untuk menjaga kelembabannya.
Kesalahan memilih produk seringkali terjadi karena masyarakat tergoda tren iklan dan rekomendasi di media sosial. Padahal, setiap individu memiliki kondisi kulit yang berbeda. Mengikuti tren tanpa mempertimbangkan kebutuhan kulit justru bisa menimbulkan masalah baru.
Dokter Kamila juga menyampaikan bahwa banyak orang terburu-buru menyimpulkan produk tidak cocok. Padahal, yang sering terjadi adalah kulit belum siap atau salah memilih jenis skincare. Oleh karena itu, penting untuk memahami terlebih dahulu kebutuhan kulit sebelum memutuskan mencoba produk baru.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
