
Ilustrasi Fear of Abandonment (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Dalam sebuah hubungan asmara, rasa takut ditinggalkan atau dikenal dengan istilah fear of abandonment seringkali muncul tanpa disadari. Kondisi ini bisa membuat seseorang merasa cemas berlebihan, bergantung pada pasangan, hingga sulit percaya diri.
Perasaan itu bukan hanya memengaruhi keharmonisan hubungan, tapi juga dapat berdampak pada kesehatan mental secara menyeluruh. Melansir dari laman Hermina Hospitals, fear of abandonment biasanya berakar dari pengalaman traumatis di masa lalu.
Fear of abandonment adalah kondisi psikologis di mana seseorang terus dihantui ketakutan akan ditinggalkan orang terdekat. Laman Halodoc menjelaskan bahwa rasa takut ini dapat mengganggu kualitas hidup seseorang jika tidak dikelola dengan baik.
Gejala dan Penyebab dari Fear of Abandonment
Salah satu tanda fear of abandonment adalah munculnya rasa cemas berlebihan ketika pasangan tidak segera memberi kabar. Hal ini bisa memicu overthinking dan membuat seseorang merasa kurang berharga.
Orang yang mengalami kondisi ini sering kali merasa sulit percaya pada pasangan meski tidak ada tanda pengkhianatan. Ketidakpercayaan itu dapat menimbulkan konflik dalam hubungan sehari-hari.
Fear of abandonment juga dapat membuat seseorang bersikap terlalu posesif atau menuntut perhatian berlebihan. Perilaku ini justru berpotensi membuat pasangan merasa terkekang.
Tak jarang penderita merasa tidak layak dicintai sehingga selalu khawatir hubungannya akan berakhir sewaktu-waktu. Rasa tidak aman ini dapat membuat hubungan berjalan tidak sehat.
Jika tidak ditangani, rasa takut ditinggalkan bisa berujung pada stres, depresi, hingga gangguan kecemasan sosial. Kondisi ini perlu mendapat perhatian serius karena berdampak langsung pada kesehatan mental.
Pengalaman masa kecil, seperti kehilangan orang tua atau kurangnya kasih sayang, sering menjadi pemicu utama munculnya rasa takut ini. Luka emosional yang tidak terselesaikan dapat terbawa hingga ke hubungan dewasa.
Cara Mengatasi Fear of Abandonment
Mengatasi fear of abandonment dapat dilakukan dengan membangun komunikasi yang sehat bersama pasangan. Pasangan sebaiknya lebih terbuka dalam menyampaikan perasaan dan kebutuhan.
Selain itu, penting juga bagi individu untuk melatih kepercayaan diri dan mengembangkan rasa aman secara internal. Dukungan dari tenaga profesional bisa membantu mengatasi pola pikir negatif yang terus muncul.
Terapi psikologis atau konseling pasangan menjadi langkah efektif untuk memulihkan rasa percaya dalam hubungan. Proses penyembuhan membutuhkan waktu dan kesabaran dari kedua belah pihak.
Pada akhirnya, mengenali dan memahami fear of abandonment adalah langkah awal agar hubungan tetap sehat dan harmonis. Kesadaran diri dan dukungan pasangan sangat berperan dalam mencegah kondisi ini berkembang lebih jauh.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
