Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 September 2025 | 07.51 WIB

Rambut Rusak Bukan Sekadar Masalah Kecantikan, Kenali 6 Cara Merawatnya agar Tetap Sehat

Wanita yang mengalami kerusakan rambut (Dok. Freepik) - Image

Wanita yang mengalami kerusakan rambut (Dok. Freepik)

JawaPos.com -  Kebiasaan menata rambut berlebihan, paparan panas, penggunaan bahan kimia, dan perawatan yang salah dapat menghilangkan kelembaban alami serta minyak rambut. Akibatnya, rambut menjadi kering, rapuh, dan mudah rusak. Dalam beberapa kasus, kerusakan rambut bahkan bisa disebabkan oleh kondisi medis tertentu.
 
Dilansir dari Medical News Today, rambut terdiri atas dua bagian utama:
  • Folikel rambut: bagian hidup yang berada di bawah kulit kepala. Rata-rata, manusia memiliki sekitar 100.000 folikel rambut di kulit kepala.
  • Batang rambut: bagian mati yang tumbuh di atas permukaan kulit kepala. Batang rambut tersusun dari protein keratin yang memberi kekuatan, kelenturan, dan elastisitas.

Rambut memang berpori, namun dilindungi lapisan lipid agar tidak mudah menyerap air. Jika minyak alami rambut hilang, lapisan ini juga ikut rusak, membuat rambut menjadi sangat rapuh.

Menggaruk atau menyisir rambut basah dapat meregangkan batang rambut. Peregangan hingga 30% biasanya aman, namun jika mencapai 70% bisa menimbulkan kerusakan permanen, dan pada 80% bahkan dapat menyebabkan patah. Selain itu, paparan bahan kimia, panas, serta lingkungan dapat mengikis lapisan kutikula. Saat kutikula terbuka, rambut kehilangan perlindungan alaminya sehingga mudah patah dan bercabang.

Perawatan terbaik adalah dengan mencegah kerusakan sejak awal, misalnya rajin memangkas ujung rambut dan membatasi penggunaan alat pemanas. Rambut bercabang tidak bisa diperbaiki, jadi harus dipotong sampai batang rambut kembali utuh.

Untuk kerusakan ringan, beberapa metode perawatan bisa membantu memperbaiki tampilan rambut, di antaranya:

1. Conditioner Harian

Mengandung zat pelumas dan anti-statis yang membantu kutikula tetap halus serta mencegah rambut menyerap terlalu banyak air.

2. Deep Conditioning (Kondisioner Mendalam)

Produk ini biasanya dibiarkan 20–30 menit di rambut. Fungsinya untuk menghaluskan kutikula, mengunci kelembapan, dan membuat rambut lebih lembut.

3. Hair Glaze

Berfungsi melapisi batang rambut agar kutikula kembali rapi, mirip dengan fungsi kondisioner.

4. Perlindungan Panas dan UV

Paparan panas dan sinar matahari dapat melemahkan ikatan protein rambut. Gunakan produk pelindung panas sebelum menata rambut dan kenakan topi atau produk pelindung UV saat beraktivitas di luar ruangan.

5. Aplikasi Minyak Rambut

Minyak kelapa terbukti dapat menembus batang rambut dan mengurangi kehilangan protein, baik pada rambut sehat maupun rusak. Minyak zaitun juga bermanfaat menjaga kelembapan serta melindungi folikel dari panas.

6. Nutrisi Seimbang

Asupan gizi berperan besar dalam kesehatan rambut. Kekurangan vitamin, mineral, asam lemak esensial, atau protein bisa membuat rambut rapuh dan mudah rontok. Konsumsi makanan bergizi seimbang sangat penting untuk pertumbuhan rambut sehat.

Jika kerusakan rambut disertai gejala lain seperti kelelahan, intoleransi panas atau dingin, penurunan berat badan, sakit kepala, atau kerontokan berlebihan, sebaiknya periksakan diri ke dokter.

Selain itu, wanita yang mengalami gejala PCOS, seperti haid tidak teratur, jerawat, pertambahan berat badan, atau pertumbuhan rambut berlebih juga perlu berkonsultasi dengan tenaga medis.

Baca Juga: Yuk Simak! Cara Memilih Pensil Alis yang Cocok Berdasarkan Warna Kulit agar Tidak Salah Gaya

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore