
Ilustrasi ceker ayam yang siap diolah. (Freepik)
JawaPos.com - Ceker ayam selama ini sering dianggap sebagai makanan sederhana. Namun, di sejumlah daerah, ceker ayam menjadi sajian populer yang diolah dalam bentuk sup, hidangan hingga oseng mercon.
Bagian tubuh ayam yang satu ini mungkin tidak disukai sebagian orang karena terlihat menjijikan. Padahal, di balik bentuknya yang mungkin kurang menarik, ceker ayam menyimpan beragam manfaat.
Kandungan Zat pada Ceker Ayam
Ceker ayam memiliki banyak nutrisi di dalamnya yang baik untuk fungsi organ dan kesehatan tubuh. Dikutip dari Halodoc, dalam setiap 100 gram ceker matang terkandung beberapa nutrisi berikut:
Selain itu, ceker ayam juga mengandung fosfor, selenium, zinc, kolin, vitamin B kompleks, dan vitamin K. Ceker juga menjadi sumber kolagen alami dan gelatin yang bermanfaat untuk kesehatan kulit.
Manfaat yang Terkandung dalam Ceker Ayam
Banyaknya nutrisi yang terdapat pada ceker ayam pastinya memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Dikutip dari Alodokter, kandungan kolagen pada ceker ayam berperan untuk menjaga elastisitas kulit dan menyamarkan tanda-tanda penuaan, seperti kulit keriput dan garis halus.
Kandungan kolagen alami dan magnesium pada ceker ayam juga berfungsi mencegah pengeroposan tulang, membantu menjaga kepadatan tulang dan mempercepat proses regenerasi bagian tulang yang rusak.
Selain mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis), kolagen pada ceker ayam bermanfaat untuk kesehatan sendi. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dalam tubuh akan berkurang. Akibatnya, elastisitas sendi akan terganggu.
Jika kamu mengonsumsi ceker ayam, kebutuhan kolagen tubuhmu akan tercukupi yang berkhasiat untuk melapisi bagian ujung tulang agar terlindungi dan tetap elastis.
Cara Pengolahan Ceker Ayam
Salah satu cara mengolah untuk ceker ayam agar mendapatkan manfaatnya adalah dengan membuat kaldu tulang (bone broth). Bone broth bisa menjadi salah satu metode memasak tulang yang dapat mengeluarkan kolagen pada ceker ayam.
Dikutip dari Cookpad, untuk memasak ceker ayam dengan metode bone broth hanya membutuhkan beberapa bahan sederhana. Bahan-bahan tersebut meliputi 10 ceker ayam, lalu ditambah 1,5 liter air, lalu ditambah beberapa buah wortel, bawang bombai dan daun bawang.
Langkah pertama yaitu cuci bersih ceker ayam, kemudian didihkan 750 ml air. Setelah air mendidih, masukan ceker dan rebus selama 2 menit lalu buang air rebusan pertama. Ulangi proses tersebut tapi rebus ceker selama 5 menit, setelah itu matikan kompor dan diamkan selama 30 menit.
Potong bahan-bahan pelengkap seperti wortel, bawang bombai dan daun bawang dengan ukuran besar saja. Nyalakan kompor lagi dengan api kecil, masukan bahan pelengkap dan rebus selama 10 menit lalu matikan api.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
