
Ilustrasi susah tidur atau insomnia (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Banyak orang mengalami kesulitan untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik karena masalah insomnia. Penyebab utama dapat berupa pikiran yang tidak menentu, gelisah, dan kurangnya pola hidup sehat.
Namun, teknik untuk tidur cepat, seperti pernapasan dan relaksasi, serta perbaikan rutinitas tidur sehari-hari, dapat membantu Anda tertidur hanya dalam beberapa menit bahkan hitungan detik saja.
Menurut Sleep Foundation, waktu yang dibutuhkan untuk tertidur, bervariasi setiap orang. Sebagian besar orang sehat tertidur dalam 15 - 20 menit setelah berbaring, tetapi beberapa orang akan tertidur lebih cepat.
Dilansir dari laman Healthline, berikut tiga teknik efektif agar Anda bisa tertidur dengan cepat.
1. Cara 10 Detik
Terdengar mustahil untuk tidur dalam sepuluh detik, tetapi dengan metode militer, yang dianggap dapat membantu tubuh dan pikiran rileks dengan cepat, dapat membantu Anda tertidur lebih mudah.
Buku karya Lloyd Bud Winter berjudul 'Relax and Win' (1981) menggambarkan metode ini untuk pertama kalinya. Buku itu berpusat pada latihan yang diberikan kepada anggota Angkatan Laut AS selama Perang Dunia II.
Mereka diajarkan untuk mengatasi stres dan kurang tidur, hingga konon dapat tertidur dalam 120 detik meskipun berada dalam lingkungan yang bising dan tertekan.
Langkahnya sederhana, meliputi merilekskan otot wajah, bahu, tangan, kaki, mengatur pernapasan, lalu mengosongkan pikiran dengan membayangkan suasana tenang.
Dengan latihan konsisten, banyak orang mampu tertidur lebih cepat meski efektivitas ilmiahnya masih terbatas.
2. Cara 60 Detik
Metode tidur cepat 60 detik, yang menggunakan teknik pernapasan lambat dan relaksasi otot untuk membantu mengatasi insomnia, dianggap lebih alami dan efektif daripada beberapa obat tidur umum yang tersedia.
Metode pernapasan 4-7-8, yang pertama kali dikembangkan oleh Dr. Andrew Weil diawali menarik napas selama empat detik, menahan napas selama tujuh detik, dan menghembuskan napas selama delapan detik.
Selain itu, ada teknik relaksasi otot progresif (PMR), yang dilakukan dengan menegangkan lalu melepaskan otot dari wajah hingga kaki.
Teknik ini membuat Anda merasa lebih rileks dan nyaman. Setelah semua urutan selesai, Anda mungkin lebih cepat tertidur.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
