Ilustrasi depresi akibat media sosial pada remaja (Freepik)
JawaPos.com – Penggunaan media sosial yang berlebihan memiliki kaitan erat dengan peningkatan risiko depresi terutama pada remaja.
Media sosial merupakan platform digital interaktif yang memungkinkan penggunanya saling berbagi informasi secara daring.
Berikut memahami kaitan media sosial dengan depresi remaja membantu mencegah dampak emosional negatif sejak dini dilansir dari laman Social Media Victims, Kamis (31/7):
1. Waktu Penggunaan Berlebihan
Durasi penggunaan media sosial lebih dari 3 jam per hari telah dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan tidur. Studi dalam BMJ Journal menunjukkan bahwa remaja yang aktif di media sosial cenderung tidur lebih larut dan kurang nyenyak.
Pola tidur tidak teratur dapat mempengaruhi kestabilan emosi dan produktivitas. Konsistensi waktu tidur memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan mental.
Baca Juga: 5 Cara Efektif Memulai Olahraga Saat Anda Depresi: Strategi Sederhana agar Tetap Termotivasi
2. Dampak pada Citra Tubuh
Paparan konten idealisasi fisik meningkatkan tekanan sosial terutama pada remaja wanita. Data internal dari perusahaan teknologi menunjukkan bahwa 32% remaja wanita merasa citra tubuh mereka memburuk karena media sosial.
Perbandingan diri dengan standar tidak realistis dapat menurunkan rasa percaya diri. Gangguan citra tubuh berkaitan langsung dengan risiko depresi.
3. Risiko Isolasi Sosial
Aktivitas daring berlebihan bisa mengurangi interaksi sosial nyata dan menciptakan kesepian. Remaja yang menghabiskan banyak waktu daring cenderung menarik diri dari lingkungan sekitarnya.
Isolasi jangka panjang berisiko memperburuk suasana hati dan menyebabkan stres kronis. Relasi sosial langsung penting untuk membangun stabilitas emosional.
4. Gangguan Gaya Hidup Sehat
Kecanduan media sosial menggeser prioritas dari aktivitas fisik ke layar digital. Remaja yang jarang berolahraga lebih berisiko mengalami gangguan emosional.
Harvard Medical School menegaskan bahwa olahraga rutin dapat meningkatkan daya pikir dan suasana hati. Aktivitas fisik terbukti menjadi faktor protektif terhadap gejala depresi.
5. Kecenderungan Perilaku Impulsif

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
