Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Juni 2025 | 19.43 WIB

Cara Efektif Atasi Wajah Berjerawat secara Alami dan Aman Tanpa Meninggalkan Bekas Luka

Ilustrasi wajah berjerawat (Freepik) - Image

Ilustrasi wajah berjerawat (Freepik)

JawaPos.com – Wajah berjerawat dapat diatasi dengan cara alami dan tepat melalui pemahaman mendasar terhadap pemicunya serta perawatan kulit yang sesuai.

Jerawat merupakan kondisi kulit yang ditandai dengan pori-pori tersumbat oleh minyak, sel kulit mati, dan kotoran sehingga menimbulkan peradangan.

Memahami penyebab serta cara penanganan jerawat secara efektif membantu menjaga kesehatan kulit dan mengurangi risiko bekas luka.

Berikut cara efektif atasi wajah berjerawat secara alami dan aman tanpa meninggalkan bekas luka dilansir dari laman Loccitane, Sabtu (7/6):

1. Perubahan Hormon Berpengaruh Besar

Fluktuasi hormon dapat meningkatkan produksi sebum di kulit wajah. Kelebihan sebum menyumbat pori-pori dan memicu timbulnya jerawat.

Kondisi ini umum terjadi pada masa pubertas, kehamilan, atau menjelang menstruasi. Mengontrol hormon dapat membantu mencegah jerawat memburuk.

2. Stres Memicu Jerawat Membandel

Peningkatan hormon kortisol akibat stres mempengaruhi aktivitas kelenjar minyak. Kulit menjadi lebih berminyak dan rentan mengalami peradangan.

Stres juga mengganggu pola tidur serta memperburuk kebiasaan perawatan kulit. Relaksasi dan manajemen stres menjadi langkah penting dalam perawatan.

Makanan tinggi gula, minyak, dan olahan mempercepat inflamasi dalam tubuh. Peradangan tersebut dapat memicu timbulnya jerawat di wajah.

Konsumsi sayuran segar dan buah-buahan membantu menjaga kesehatan kulit. Hindari asupan seperti soda, gorengan, dan fast food.

4. Dehidrasi Sebabkan Kulit Rusak

Kurangnya cairan membuat kulit kehilangan kelembaban alaminya. Produksi minyak meningkat sebagai reaksi kompensasi terhadap kekeringan.

Hal ini membuat pori-pori mudah tersumbat dan jerawat muncul. Minum 8 gelas air setiap hari sangat disarankan.

5. Produk Tidak Sesuai Picu Iritasi

Pemakaian produk mengandung paraben, alkohol, atau Sodium Lauryl Sulfate dapat merusak lapisan pelindung kulit. Bahan-bahan ini dapat menyumbat pori dan menyebabkan jerawat.

Pilih produk non-comedogenic yang sesuai dengan jenis kulit. Uji sensitivitas kulit sebelum menggunakan produk baru.

6. Kebersihan Wajah Kunci Utama

Wajah perlu dibersihkan dua kali sehari untuk menghilangkan kotoran, minyak, dan sisa makeup. Gunakan pembersih lembut yang mengandung asam salisilat atau daun mimba.

Cuci tangan sebelum menyentuh wajah untuk mencegah perpindahan bakteri. Hindari penggunaan air panas yang bisa membuat kulit iritasi.

7. Perlu Pertimbangan Medis Bila Parah

Jika jerawat tidak membaik dalam waktu 6 minggu atau disertai nyeri dan infeksi, segera konsultasikan ke dokter kulit. Pengobatan medis seperti antibiotik topikal atau terapi hormonal bisa menjadi solusi.

Pemeriksaan langsung membantu menentukan penanganan yang sesuai. Jangan menunda konsultasi untuk mencegah bekas luka permanen.

Perawatan wajah berjerawat memerlukan penanganan menyeluruh dari perubahan gaya hidup, pemilihan produk yang tepat, hingga evaluasi medis bila kondisi memburuk.
Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore