Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Mei 2025 | 15.53 WIB

Simak dan Pahami: Ini Ingredients Skincare Anti-Aging yang Cocok untuk Usia 20-an

Ilustrasi Wanita Memakai Cream (Yan Krukau/Pexels) - Image

Ilustrasi Wanita Memakai Cream (Yan Krukau/Pexels)

JawaPos.com - Di usia 20-an, kulit masih dalam kondisi prima dan menunjukkan elastisitas yang baik. Namun, inilah saat yang tepat untuk mulai memikirkan pencegahan tanda-tanda penuaan dini.

Paparan radikal bebas, polusi, stres, dan terutama sinar matahari, dapat secara signifikan mempercepat proses penuaan kulit.

Oleh karena itu, memasukkan kandungan skincare anti-aging ke dalam rutinitas perawatan kulit di usia ini bukan hanya tentang menghilangkan kerutan yang belum muncul, tetapi lebih tentang melindungi dan memperkuat fondasi kulit untuk masa depan.

Fokus utama skincare anti-aging di usia 20-an adalah pada perlindungan dan pencegahan. Ini berarti memilih produk yang tidak hanya menghidrasi, tetapi juga mengandung bahan aktif yang merangsang regenerasi sel, meningkatkan produksi kolagen, dan melindungi kulit dari kerusakan akibat faktor lingkungan.

Berikut adalah beberapa kandungan skincare anti-aging yang sangat direkomendasikan untuk usia 20-an beserta penjelasannya, dikutip dari Webmd.com dan Halodoc.

1. Retinol

Retinol adalah turunan vitamin A yang merupakan gold standard dalam skincare anti-aging. Ia bekerja dengan mempercepat pergantian sel kulit (skin cell turnover), merangsang produksi kolagen, dan meningkatkan elastisitas kulit.

Dilansir dari webmd.com, retinol membantu mempercepat regenerasi sel, menyamarkan garis halus, kerutan dini, dan bahkan meredakan jerawat. Meskipun sangat efektif, retinol dapat menyebabkan iritasi pada beberapa orang, terutama pada awal penggunaan.

Penting untuk memulai dengan konsentrasi rendah dan menggunakannya secara bertahap, misalnya sekali atau dua kali seminggu, serta selalu menggunakan tabir surya di pagi hari karena retinol dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap matahari.

2. AHA dan BHA

AHA (Alpha Hydroxy Acid) dan BHA (Beta Hydroxy Acid) adalah dua jenis eksfoliator kimia yang bekerja dengan cara mengangkat sel kulit mati.

AHA, seperti asam glikolat dan asam laktat, bekerja dengan melarutkan ikatan antara sel-sel kulit mati, sehingga membantu meningkatkan tekstur kulit, mencerahkan warna kulit, dan merangsang produksi kolagen.

BHA, seperti asam salisilat, memiliki kemampuan untuk menembus ke dalam pori-pori dan membersihkan minyak berlebih serta kotoran, sehingga efektif untuk mengatasi jerawat dan komedo.

Kombinasi AHA dan BHA dapat membantu menjaga kulit tetap sehat, bersih, dan bercahaya, serta mencegah tanda-tanda penuaan dini dengan merangsang regenerasi sel.

3. Vitamin C

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore