Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Mei 2025 | 20.37 WIB

Hati-Hati! 5 Kebiasaan Ini Bisa Merusak Skin Barrier Kamu, Apa Saja Ya?

5 Kebiasaan Sehari-Hari yang Dapat Merusak Skin Barrier di Wajah - Image

5 Kebiasaan Sehari-Hari yang Dapat Merusak Skin Barrier di Wajah

JawaPos.com -- Skin barrier atau lapisan pelindung kulit merupakan pertahanan utama kulit yang berasal dari ancaman luar seperti polusi, bakteri, dan bahan kimia.

Namun, ketika skin barrier rusak, kulit wajah akan menjadi lebih sensitif, mudah berjerawat, kering hingga mengalami peradangan. Masih banyak yang tidak menyadari bahwa melakukan kebiasaan sehari-hari dapat merusak fungsi penting dari skin barrier.

Untuk itu, kamu harus mengetahui beberapa kebiasaan sehari-sehari yang perlu kamu hindari agar tidak merusak skin barrier di wajah. Dilansir dari laman hellosehat dan halodoc pada Rabu (7/5), berikut ini merupakan lima kebiasaan sehari-hari yang dapat merusak skin barrier.

1. Sering Melakukan Eksfoliasi

Kebiasaan pertama yang dapat merusak skin barrier di wajah, yaitu dengan sering melakukan eksfoliasi. Perlu diketahui bahwa eksfoliasi memang penting untuk mengangkat kulit mati, pori-pori tersumbat hingga mengurangi jerawat.

Meski begitu, eksfoliasi berlebihan bisa mengangkat lapisan pelembab alami kulit. Sehingga mengakibatkan kulit menjadi kuring hingga mengelupas.

Kondisi ini juga rentan terjadi bila kamu melakukan beberapa hal, seperti gunakan scrub yang kasar, memakai bahan eksfoliasi kimiawi dengan konsentrasi terlalu tinggi dan terlalu sering mencuci muka atau menggunakan bahan yang keras.

2. Terpapar Polusi

Selanjutnya yaitu karena terkena paparan polusi yang diyakini bisa membuat kulit mengalami stres dan rusak.

Polusi juga bisa memicu peradangan dan merusak skin barrier. Selain itu, polusi juga bisa mengganggu keseimbangan bakteri kulit pada lapisan skin barrier.

3. Kurang Waktu Tidur atau Istirahat

Kebiasaan sehari-hari lainnya yang bisa membuat skin barrier rusak yaitu kurang waktu tidur atau istirahat. Hal ini karena kurang tidur bisa meningkatkan penguapan kadar air pada kulit.

Berkurangnya kadar air bisa menjadi tanda skin barrier rusak. Jika rusak, maka lapisan pelindung kulit semakin dan tidak mampu menjaga kadar air kulit.

Kurang tidur bisa mengganggu proses produksi kolagen di dalam kulit yang bisa mengakibatkan skin barrier rusak. Jumlah jam tidur yang kurang mampu meningkatkan peradangan di dalam tubuh. Akibatnya, risiko kerusakan skin barrier semakin besar.

Oleh karena itu, kamu dapat tidur yang cukup agar dapat menjaga skin barrier yang sehat.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore