Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Mei 2025 | 00.31 WIB

5 Benda Pembawa Sial Menurut Primbon Jawa, Jangan Pernah Simpan Ini Jika Tidak Mau Miskin

Benda pembawa sial menurut Primbon Jawa (pexels/Wendelin Jacober) - Image

Benda pembawa sial menurut Primbon Jawa (pexels/Wendelin Jacober)


JawaPos.com - Hati-hati jangan menyimpan beberapa benda di dalam rumah yang dianggap membawa sial. Benda-benda tersebut dapat menyebabkan rezeki terhambat.

Beberapa orang percaya jika sesuatu di dunia ini memiliki energi tertentu yang dapat membawa keberuntungan atau justru mendatangkan kesialan.

Berdasarkan Primbon Jawa, benda-benda yang ada di dalam rumah tidak hanya sekedar dekorasi atau alat bantu kehidupan sehari-hari, tapi juga mempengaruhi rezeki, kesehatan dan keharmonisan rumah tangga.

Kepercayaan ini telah diwariskan secara turun-temurun dan masih banyak dipercayai hingga saat ini.

Tidak sedikit yang percaya bahwa benda tertentu yang ada di dalam rumah dapat mempengaruhi kehidupan penghuninya.

Lantas benda apa saja itu? Berikut dijelaskan 5 benda yang dianggap bisa mendatangkan kesialan menurut Primbon Jawa yang dilansir dari kanal YouTube Ngaos Jawa.

1 Cermin retak atau pecah

Cermin menjadi benda yang digunakan untuk melihat refleksi diri. Tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu manusia, cermin juga memiliki makna simbolis yang mendalam.

Cermin yang retak atau pecah dipercaya membawa kesialan bagi penghuni rumah. Salah satu alasannya adalah mencerminkan kehidupan yang tidak harmonis. Retaknya cermin dapat diartikan sebagai simbol hubungan keluarga yang retak atau sering terjadi pertengkaran.

Selain itu, cermin yang pecah dapat menjadi portal bagi makhluk halus untuk masuk ke dalam rumah dan melambangkan keberuntungan yang pecah sama seperti cermin yang tidak bisa digunakan kembali.

2. Jam dinding mati atau rusak

Jam menjadi simbol perjalanan waktu. Jika sebuah jam mati atau rusak bisa diartikan bahwa waktu terhenti yang dalam Primbon Jawa bisa bermakna buruk.

Menurut kepercayaan jam yang mati memiliki arti keberuntungan yang tertahan. Jika ada jam yang mati di rumah sebaiknya segera diganti baterainya.

3. Sapu yang diletakkan terbalik

Menurut kepercayaan sapu yang diletakkan dalam posisi terbalik dipercaya bisa mengundang kesialan dan pertengkaran dalam rumah tangga. Hal ini juga dapat berdampak pada rezeki yang sulit datang dan energi positif dalam rumah bisa terganggu sehingga mempengaruhi keuangan.

Banyak yang percaya bahwa rumah dengan sapu terbalik akan sering diwarnai konflik antara suami istri atau anggota keluarga lainnya dan mengundang tamu tak diundang.

Maka dari itu, untuk menghindari hal tersebut pastikan sapu selalu disimpan dengan rapi dalam posisi yang benar.

4. Guci atau barang pecah belah yang retak

Barang pecah belah seperti guci, piring atau vas bunga yang retak sebaiknya tidak dibiarkan di dalam rumah. Berdasarkan kepercayaan benda yang pecah melambangkan kehidupan yang tidak utuh dan keberuntungan yang bocor.

Adapun efek menyimpan benda pecah belah yang retak dapat mengundang kesialan dan masalah finansial. Rezeki penghuni rumah dipercaya bisa mengalir keluar layaknya air yang bocor dari wadah yang retak.

Selain itu, dapat menandakan hubungan keluarga yang tidak harmonis dan membawa energi buruk.

5. Menumpuk sepatu atau sandal secara sembarangan

Menurut primbon Jawa sepatu dan sandal yang diletakkan secara berantakan atau dalam posisi terbalik dipercaya bisa membawa energi kacau dalam rumah. Energi yang tidak tertata dengan baik ini bisa menyebabkan konflik, membuat penghuni rumah mudah emosi dan menghalangi datangnya rezeki.

Maka dari itu jangan menumpuk sepatu atau sendal sembarangan agar rumah selalu dipenuhi dengan energi positif. Biasakan menyimpan sepatu atau sandal di tempat yang tertata rapi.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore