
8 cara untuk berhenti peduli dengan apa yang orang lain pikirkan tentang Anda, menurut psikologi
JawaPos.com - Setiap orang mungkin pernah menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mengkhawatirkan apa yang dipikirkan orang lain. Setiap komentar atau pandangan sekilas terasa seperti penilaian, dan itu sangat melelahkan.
Di lain sisi, psikologi menunjukkan bahwa melepaskan rasa takut ini bukan berarti mengabaikan orang lain sepenuhnya, melainkan mengubah pola pikir Anda. Dan begitu Anda melakukannya, hidup akan jauh lebih mudah.
Dilansir dari geediting.com, Kamis (27/2), berikut adalah 8 cara untuk berhenti peduli dengan apa yang dipikirkan orang lain, didukung oleh psikologi.
1. Memahami efek sorotan
Pernahkah Anda masuk ke sebuah ruangan dan merasa seperti semua orang memperhatikan Anda? Seperti setiap hal kecil yang Anda lakukan sedang dianalisis dan dinilai?
Itulah yang disebut efek sorotan, dan psikologi memberi tahu kita bahwa itu sebagian besar itu ada di kepala kita.
Efek sorotan adalah bias kognitif yang membuat kita melebih-lebihkan seberapa besar orang lain memperhatikan kita.
Kenyataannya, kebanyakan orang terlalu sibuk memikirkan diri mereka sendiri untuk fokus pada setiap gerakan yang Anda lakukan.
Begitu Anda menyadari hal ini, akan lebih mudah untuk berhenti menganalisis tindakan Anda secara berlebihan. Orang-orang tidak terlalu memperhatikan Anda seperti yang Anda kira, jadi mengapa membuang-buang energi untuk mengkhawatirkannya?
2. Pertanyakan asumsi Anda
Psikolog menyebutnya distorsi kognitif, ketika otak kita mengambil kesimpulan tanpa bukti nyata. Sebenarnya, kita sering kali menciptakan cerita di kepala kita yang sebenarnya tidak nyata.
Percayalah, perubahan kecil dalam cara berpikir kita ini akan membantu kita berhenti terlalu peduli dengan pendapat orang lain.
3. Fokus pada tujuan intrinsik
Ada dua jenis tujuan yang mendorong orang, ekstrinsik dan intrinsik. Tujuan ekstrinsik adalah tentang mencari persetujuan, hal-hal seperti mengejar status, kekayaan, atau kekaguman dari orang lain.
Di sisi lain, tujuan intrinsik berasal dari dalam diri. Tujuan tersebut adalah tentang pertumbuhan pribadi, hubungan yang bermakna, dan melakukan sesuatu karena hal tersebut benar-benar penting bagi Anda.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
