Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Februari 2025 | 13.50 WIB

7 Rahasia Orang yang Sukse Meski Memiliki Masa Kecil Traumatis, Menurut Psikologi

 
 

Ilustrasi hal yang jarang diceritakan tentang diri orang sukses menurut psikologi. (Vecteezy: Narit Bualuang)

 
 
JawaPos.com - Banyak orang dengan latar belakang baik yang bisa mencapai kesuksesannya dengan mudah, tapi hanya sedikit yang bisa sukses dengan pengalaman traumatis di masa kecilnya. 
 
Faktanya, beberapa orang memang tumbuh dalam lingkungan yang penuh tantangan—trauma, kekacauan, bahkan pengabaian dalam keluarga. Kondisi ini bisa meninggalkan luka yang sulit diatasi.
 
Namun, ada orang sukses yang justru lahir dari masa kecil yang sulit. Bagaimana mereka bisa bangkit dan menjadi pribadi yang kuat?
 
Psikologi menunjukkan bahwa bukan sekadar keberuntungan atau bakat yang membawa mereka ke puncak, melainkan kebiasaan dan pola pikir tertentu yang membantu mereka bertahan dan berkembang. Inilah beberapa di antaranya, dikutip dari Small Business Bonfire, Selasa (18/2).
 
1. Mengubah Cara Mereka Melihat Masa Lalu
 
Alih-alih terus merasa sebagai korban, orang yang sukses meski memiliki pengalaman traumatis memilih untuk mengambil pelajaran dari pengalaman pahit yang dialami.
 
Dalam psikologi, ini disebut pembingkaian ulang kognitif—melihat kembali masa lalu dengan sudut pandang yang lebih positif.
 
Misalnya, mereka tidak hanya berpikir, “Saya mengalami banyak kesulitan,” tetapi juga, “Kesulitan itu mengajarkan saya untuk menjadi lebih tangguh.” Dengan cara ini, mereka mengubah luka menjadi kekuatan.
 
2. Menjadi Mandiri dan Percaya Diri
 
Hidup di lingkungan yang tidak stabil sering kali memaksa seseorang untuk mengandalkan dirinya sendiri. Sejak kecil, mereka belajar bahwa jika ingin sesuatu terjadi, mereka harus berusaha sendiri.
 
Mereka tidak menunggu bantuan atau izin dari orang lain untuk bertindak. Kemandirian ini menjadi kunci sukses mereka dalam berbagai aspek kehidupan.
 
3. Menemukan Makna dengan Membantu Orang Lain
 
Banyak orang yang pernah mengalami masa sulit akhirnya merasa lebih baik ketika mereka membantu orang lain yang menghadapi masalah serupa.
 
Mengulurkan tangan kepada orang lain tidak hanya memberi manfaat bagi mereka, tetapi juga memberikan makna baru bagi pengalaman pribadi. Ini adalah cara untuk mengubah rasa sakit menjadi sesuatu yang bermanfaat.
 
4. Berani Mengatakan “Tidak”
 
Orang yang mengalami trauma sering kali takut mengecewakan orang lain, sehingga mereka cenderung selalu berkata "ya". Namun, mereka yang berhasil bangkit akhirnya belajar untuk menetapkan batasan.
 
Mengatakan “tidak” bukan berarti egois, tetapi merupakan cara untuk menjaga keseimbangan hidup dan kesehatan mental. Dengan begitu, mereka bisa lebih fokus pada hal-hal yang benar-benar penting.
 
5. Belajar Mempercayai Lagi, Tapi dengan Bijak
 
Mereka yang pernah dikhianati atau diabaikan sering kesulitan untuk mempercayai orang lain. Namun, mereka yang akhirnya berhasil menjadi sukses sudah belajar untuk membuka diri secara perlahan.
 
Mereka membangun kepercayaan bukan dengan sembarangan memberikan kepercayaan kepada siapa saja, tetapi dengan menilai siapa yang benar-benar layak masuk ke dalam hidup mereka.
 
6. Memahami Bahwa Proses Penyembuhan Tidak Lurus
 
Penyembuhan bukanlah perjalanan yang mulus. Kadang-kadang seseorang merasa sudah sembuh, tetapi tiba-tiba muncul kembali luka lama.
 
Mereka yang sukses memahami bahwa ini adalah bagian dari proses. Mereka tidak menyalahkan diri sendiri saat menghadapi hari-hari sulit, melainkan terus maju dengan kesadaran bahwa setiap langkah tetap merupakan kemajuan.
 
 
7. Menerima Ketidaksempurnaan
 
Sering kali, orang yang tumbuh dalam kondisi sulit berusaha menjadi sempurna agar bisa merasa cukup atau berharga. Namun, mengejar kesempurnaan bisa sangat melelahkan.
 
Nah, mereka yang benar-benar sukses dan menghadapi pengalaman traumatisnya menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna. 
 
Jadi, nereka menerima kekurangan mereka, dan justru dari sanalah mereka menemukan kebebasan untuk berkembang tanpa tekanan yang berlebihan.
 

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore