
Ilustrasi alasan pasanganmu tertutup (Alena Darmel/pexels.com)
JawaPos.com - Komunikasi yang jujur dan terbuka adalah fondasi penting terhadap setiap hubungan yang sehat. Sayangnya, tidak sedikit orang yang merasa kesulitan untuk mengajak pasangannya berbicara secara terbuka. Dalam sebuah hubungan, komunikasi yang disengaja memainkan peran yang sangat penting.
Dengan komunikasi yang tepat, maka pasangan dapat semakin dekat dan meningkatkan ikatan emosional mereka. Sayangnya, tidak semua orang merasa mudah membuka diri, bahkan kepada orang yang mereka cintai. Walaupun terdengar sederhana, berbicara terbuka dan membagikan perasaan mendalam bukanlah keterampilan yang dimiliki oleh banyak orang.
Proses ini membutuhkan waktu supaya merasa nyaman dan aman, baik bagi diri sendiri maupun dengan pasangan agar mampu berbagi pikiran dan emosi dengan bebas.
Merangkum Marriage, berikut ini beberala alasan mengapa pasanganmu menjadi sosok yang tertutup terhadap kehidupannya.
1. Tidak terhubung secara emosional denganmu
Jika kamu ingin membantu pasanganmu supaya lebih terbuka ketika mengekspresikan perasaannya, coba pertimbangkan, apakah kamu sudah cukup memperhatikan emosinya? Orang merasa lebih mudah berbicara dengan orang yang dicintai. Akan tetapi, apabila pasanganmu tidak berbicara sebanyak yang diharapkan, apakah kamu sudah cukup menunjukkan rasa cintamu kepada mereka?
Mungkin kamu berpikir, "Tapi mereka sudah bersamaku..." Akan tetapi, banyak orang yang tetap berada pada hubungan yang tidak sepenuhnya mereka nikmati. Bisa jadi pasanganmu termasuk salah satunya. Dalam hubungan, perasaan dan emosi jauh lebih penting daripada sekadar komunikasi verbal. Jika keduanya tidak terjalin secara baik, upayamu membuat pasangan terbuka akan semakin sulit.
2. Latar belakang dan pendidikan
Kita terkadang melupakan bahwa saat kita menghakimi orang lain dengan kasar atau tidak adil, latar belakang dan pola asuh mereka memainkan peran besar untuk membentuk kepribadian mereka. Sama halnya dengan diri kita, kita menjadi siapa kita sekarang sebab pengalaman dan latar belakang hidup kita.
Apabila pasangan merasa kesulitan membuka diri kepada dirimu, ingatlah bahwa tantangan ini mungkin sudah dimulai sejak masa lalumu. Mungkin dia dibesarkan oleh orang tua yang pendiam dan jarang berbicara, atau orang tua yang tidak terbiasa mengungkapkan perasaan mereka dengan jelas.
Bahkan, apabila pasangan tumbuh pada lingkungan di mana orang tua acuh tak acuh, kasar, atau sering menyalahkan mungkin membuatnya merasa takut terbuka. Ketakutan akan dihakimi atau disalahkan biasanya menghalanginya berbicara. Perasaan ini mungkin berasal dari pengalaman buruk di masa kecil yang bisa membekas dengan bentuk trauma, sehingga mempengaruhi caranya berkomunikasi sebagai orang dewasa.
3. Kepribadian
Secara umum, ada berbagai istilah yang digunakan dalam mengklasifikasikan tipe kepribadian seseorang. Tujuan dari pengklasifikasian ini bukan guna membatasi atau memasukkan orang di kotak sempit, melainkan untuk membantu mereka, serta orang lain, lebih memahami sifat dan kualitas diri masing-masing, sehingga dapat saling menghargai dan memperlakukan satu sama lain secara lebih baik.
Orang yang cenderung tidak banyak bicara sering disebut sebagai pendiam, tertutup, introvert, atau lebih suka menjaga diri. Meskipun introvert tetap mampu mengungkapkan perasaan mereka saat diperlukan, ada juga yang memang lebih memilih tidak terlalu terbuka. Selain itu, mereka yang memiliki kepribadian lembut dan pendiam cenderung lebih banyak bertindak dibandingkan berbicara.
4. Pengalaman

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
