
Ilustrasi orang kuat.
JawaPos.com - Pada sejatinya kehidupan akan diliputi suka dan duka, tidak memandang seberapa indah fisik, kekayaan, atau status sosial kita. Semua hal itu akan terus dihadapi hingga akhir hayat.
Untuk menghadapinya, kita perlu kuat dan tangguh. Jika tidak mampu seperti itu, maka sulit untuk bertahan hidup dan menerima keadaan.
Melansir dari laman News Report pada Minggu (09/02) biasanya mereka memiliki 7 kebiasaan ini:
1. Memulai hari dengan niat
Kebanyakan orang terburu-buru menjalani hari mereka tanpa terlalu memikirkan hal yang benar-benar diinginkan. Mereka bangun, mengambil ponselnya, dan langsung sibuk dengan email, notifikasi, atau tuntutan orang lain.
Tapi orang kuat akan mengambil pendekatan yang berbeda. Salah satu kebiasaan yang membedakan mereka adalah memulai hari dengan tujuan.
Baik melalui refleksi tenang selama beberapa menit, menuliskan tujuan atau sekadar meluangkan waktu untuk fokus pada hal yang paling penting, mereka menentukan arah untuk hari yang akan datang.
2. Fokus kepada hal yang dapat dikendalikan
Orang kuat tidak menyia-nyiakan energinya untuk hal-hal yang berada di luar kendalinya. Sebaliknya, mereka memusatkan perhatian pada hal-hal yang dapat dikendalikan, seperti tindakan, pola pikir, dan cara merespons tantangan.
Ketika sebuah proyek besar di tempat kerja tidak berjalan sesuai rencana, alih-alih menyalahkan diri sendiri atau keadaan, mereka bertanya, “Apa yang dapat aku lakukan saat ini untuk maju?”
Hal ini tidak selalu mudah, tapi begitu kamu melepaskan upaya untuk mengendalikan hal-hal yang tidak dapat dikendalikan, hidup terasa sedikit lebih ringan, bahkan ketika keadaan menjadi sulit.
3. Memprioritaskan pergerakan setiap hari
Ketika hidup terasa berat, olahraga sering kali menjadi hal pertama yang tidak ada dalam daftar tugas. Tapi orang-orang yang kuat tahu bahwa tetap aktif bukan hanya tentang kesehatan fisik, tapi bagian penting dari menjaga ketahanan mental dan emosional.
Gerakan memicu pelepasan endorfin, yakni zat kimia di otak yang bertindak sebagai pengangkat suasana hati alami dan juga membantu mengurangi kadar hormon stres seperti kortisol.
Penelitian menunjukkan bahwa berjalan kaki singkat pun dapat membantu meningkatkan suasana hati dan meningkatkan kemampuan seseorang dalam menangani stres. Intinya bukan tentang pergi ke gym selama berjam-jam atau berlatih maraton, melainkan tentang menemukan cara sederhana untuk bergerak setiap hari.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
