
Ilustrasi, gaya hidup frugal yang diterapkan orang Jepang, salah satunya pencatatan atau Kakeibo. Freepik/ wirestock.
JawaPos.com - Kebebasan finansial tidak sekadar menghasilkan lebih banyak uang, tetapi bagaimana Anda mengelola dan menggunakan apa yang sudah Anda miliki.
Untuk mencapai kebebasan finansial, orang Jepang memiliki pendekatan hidup berhemat yang penuh kesadaran, efisiensi, dan pemikiran jangka panjang tanpa mengorbankan kualitas atau kebahagiaan, salah satunya adalah seni Kakeibo.
Ingin tahu lebih lanjut? Berikut ini tujuh gaya hidup frugal ala orang Jepang yang membawa pada kebebasan finansial yang dilansir JawaPos.com dari SmallBusinessBonfire pada Rabu (5/2).
1. Mempraktikkan Seni Kakeibo
Merupakan praktik kuno Jepang tentang pengelolaan uang dengan penuh kesadaran. Bukan tentang menghitung angka atau lembar kerja yang rumit, melainkan tentang mencatat pendapatan, pengeluaran, dan tujuan tabungan setiap awal bulan.
Mungkin terdengar sederhana, tetapi jangan anggap remeh, karena semua ini tentang pemahaman Anda menghabiskan uang dan dimana Anda dapat menguranginya.
Orang Jepang percaya bahwa uang memiliki energi. Jadi, setiap kali Anda membelanjakannya, maka Anda tidak hanya kehilangan secara nominal saja, melainkan sedikit energi ini.
Oleh karena itu, orang-orang Jepang memperlakukan setiap pengeluaran dengan hati-hati dan penuh pertimbangan. Dengan mempraktikkan Kakeibo sama saja Anda membangun hubungan yang lebih sehat dengan uang Anda. Selain itu menjadi langkah pertama menuju kebebasan finansial.
2. Menerapkan Gaya Hidup Minimalis Danshari
Setelah berhasil menerapkan Kakeibo, selanjutnya adalah membiasakan diri dengan Danshari. Danshari sendiri adalah konsep yang mendorong Anda untuk membuang, menolak, dan melepaskan diri dari barang-barang yang tidak memberikan nilai bagi hidup Anda.
Dengan kata lain memahami dengan jelas perbedaan antara 'keinginan' dan 'kebutuhan'. Mungkin menerapkan gaya hidup minimalis terasa sulit di awal.
Tetapi lihat manfaat yang diberikannya, tabungan Anda bertambah, pengeluaran berkurang, rumah dan lemari bebas dari barang atau pakaian yang sudah tidak terpakai lagi. Ingat, kesederhanaan penting dalam perjalanan menuju kebebasan finansial.
3. Praktikkan Filosofi Mottainai
Gaya hidup frugal ala orang Jepang yang ketiga adalah Mottainai, yakni ungkapan penyesalan atas pemborosan. Ini merupakan sebuah filosofi yang mengajarkan untuk menghargai sumber daya yang dimiliki dan menggunakannya secara efisien.
Artinya, Anda melihat uang sebagai sumber daya yang berharga dan tidak boleh disia-siakan. Jadi, Anda akan memerhatikan kemana setiap sen pergi. Mempraktikkan filosofi Mottainai mendorong Anda untuk menabung terlebih dahulu dan membelanjakan sisanya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
